7 Kebiasaan Sehari-hari yang Mengubah Anda Menjadi Trader Profesional

User profile image

Thanakit Sutto

พ.ย. 12, 2025

8 min read

5

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Mengubah Anda Menjadi Trader Profesional

Menjadi trader profesional tidak terjadi dalam semalam. Dari puluhan trader sukses yang saya ajak bicara, saya menemukan bahwa mereka semua memiliki kebiasaan sehari-hari yang sangat mirip. Seorang trader profesional yang telah menghasilkan keuntungan secara konsisten selama 8 tahun pernah mengatakan kepada saya, "Perbedaan antara trader amatir dan profesional bukanlah pada pengetahuan, melainkan pada disiplin dan kebiasaan sehari-hari." Kebiasaan-kebiasaan ini adalah fondasi penting yang memungkinkan mereka mengendalikan emosi dan membuat keputusan secara sadar, yang merupakan bagian dari 7 Psikologi Trading yang Akan Membuat Anda Bertahan di Pasar yang harus dikembangkan oleh setiap trader.

1. Bangun Sebelum Pasar Buka dan Persiapkan Mental

Semua trader profesional yang saya kenal bangun setidaknya 1-2 jam sebelum pasar buka. Mereka menggunakan waktu ini untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Seorang trader wanita yang telah trading selama 12 tahun menceritakan bahwa dia bangun jam 6 pagi setiap hari, menggunakan 30 menit pertama untuk meditasi dan olahraga ringan. Dia mengatakan bahwa meditasi membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan kesadaran, yang sangat penting dalam membuat keputusan trading, terutama selama periode pasar yang bergejolak.

Trader lain yang menghasilkan jutaan baht per tahun memiliki rutinitas yang menarik. Dia akan membaca berita ekonomi penting hari itu sambil minum kopi, tetapi tidak akan membuka grafik sampai dia merasa 100% siap. Dia menekankan bahwa trading dengan emosi yang tidak siap adalah awal dari kerugian. Persiapan mental ini membantu mencegah terjadinya Apa itu FOMO? Psikologi Ketakutan Kehilangan yang Harus Diketahui Trader yang sering terjadi ketika kita terburu-buru trading tanpa persiapan.

image.png

2. Analisis Pasar Multi-Timeframe Setiap Pagi

Semua trader profesional yang saya ajak bicara memiliki kebiasaan menganalisis pasar secara Multi-Timeframe sebelum memulai trading. Mereka akan melihat grafik mulai dari Weekly, Daily, H4, H1, hingga M15 untuk mendapatkan gambaran besar dan kecil pasar. Seorang trader menjelaskan bahwa dia menghabiskan 45 menit - 1 jam setiap pagi untuk menganalisis, dimulai dari Weekly Chart untuk melihat tren besar, kemudian beralih ke Daily untuk mencari level support dan resistance penting, dan menggunakan H1-M15 untuk menemukan titik masuk yang akurat.

Analisis mendalam ini mencegah mereka menjadi korban False Signal dan meningkatkan kepercayaan diri dalam trading. Seorang trader profesional mengatakan bahwa sejak dia mulai melakukan ini, Win Rate-nya meningkat dari 40% menjadi 65% dalam 3 bulan. Dan yang terpenting, ini membantunya untuk tidak perlu terus-menerus memantau grafik sepanjang hari, karena dia sudah tahu di mana dan kapan harus trading.

3. Catat Rencana Trading Harian di Muka

Salah satu kebiasaan yang membedakan trader profesional dari amatir adalah merencanakan trading di muka dan mencatatnya secara tertulis. Seorang trader sukses menunjukkan kepada saya buku catatannya, yang dengan jelas menuliskan pasangan mata uang apa yang akan ditradingkan hari ini, pada harga berapa, di mana Stop Loss dan Take Profit akan ditetapkan, serta alasan masuk trading. Dia mengatakan bahwa menulis rencana membantu dia untuk tidak trading berdasarkan emosi dan mencegah Apa itu Revenge Trade? Hentikan Trading Balas Dendam Sebelum Portofolio Hancur dengan sangat baik.

Trader lain berbagi bahwa dia menggunakan Excel untuk perencanaan, dengan kolom untuk Entry, Stop Loss, Take Profit, Risk-Reward Ratio, dan Position Size. Dia akan menghitung semuanya dengan cermat sebelum pasar buka. Jika pasar tidak memenuhi kondisi yang ditetapkan, dia tidak akan trading sama sekali. Kebiasaan ini membuatnya trading lebih sedikit tetapi dengan kualitas yang lebih baik. Dari sebelumnya 10-15 order per hari, kini hanya 2-3 order, tetapi keuntungannya justru berlipat ganda.

4. Berolahraga Secara Teratur untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Trader profesional sangat mementingkan olahraga, yang cukup mengejutkan. Hampir semua yang saya kenal berolahraga setidaknya 30-60 menit setiap hari. Seorang trader yang telah trading Forex selama 15 tahun mengatakan bahwa lari setiap pagi membantunya meningkatkan konsentrasi dan stabilitas emosi secara signifikan. Dia menjelaskan bahwa olahraga membantu melepaskan Endorfin, hormon kebahagiaan, yang menenangkan pikiran dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan.

Trader wanita lain menceritakan bahwa dia pernah memiliki masalah dalam mengendalikan emosi saat trading. Ketika rugi, dia stres; ketika untung, dia terlalu bersemangat. Sampai dia mulai berlatih yoga setiap sore setelah pasar tutup. Dalam 2 bulan, dia merasa emosinya menjadi jauh lebih stabil, tidak terlalu senang atau sedih dengan hasil trading. Ini membantunya melihat peluang di pasar dengan lebih jelas dan tidak melewatkannya karena emosi yang menguasai.

image.png

5. Catat Jurnal Trading Setelah Setiap Order Ditutup

Salah satu kebiasaan terpenting para trader profesional adalah mencatat Jurnal Trading secara detail. Mereka tidak hanya mencatat angka keuntungan dan kerugian, tetapi juga setiap detail, mulai dari alasan masuk, kondisi pasar saat itu, emosi saat trading, dan pelajaran yang didapat. Saya merekomendasikan untuk membaca Buka Kunci Keuntungan! 5 Rahasia Mencatat Jurnal Trading Ala Trader 1% Teratas untuk mempelajari cara mencatat yang benar.

Seorang trader yang menghasilkan keuntungan secara konsisten mengatakan bahwa Jurnalnya adalah seperti panduan pribadinya. Dia akan membacanya setiap akhir pekan untuk melihat pola apa yang membuatnya untung atau rugi. Setelah melakukan ini selama 3 tahun, dia menemukan bahwa dia trading paling baik selama London Session dan sangat buruk pada hari Jumat. Oleh karena itu, dia menyesuaikan strateginya dengan fokus trading selama London Session dan menghindari trading pada hari Jumat. Hasilnya, Profit Factor-nya meningkat dari 1.2 menjadi 2.1.

6. Tentukan Manajemen Risiko yang Ketat

Semua trader profesional memiliki aturan Manajemen Risiko yang ketat dan mematuhinya dengan disiplin. Mereka tidak akan mengambil risiko lebih dari 1-2% dari portofolio per trading dan memiliki Batas Kerugian Harian yang jelas. Seorang trader yang tidak pernah mengalami margin call selama 10 tahun mengatakan bahwa dia memegang prinsip "Capital Preservation First, Profit Second". Dia akan segera berhenti trading jika mengalami kerugian 3% pada hari itu, tidak peduli seberapa bagus peluang yang terlihat.

Kebiasaan ini sangat penting dalam Cara Trading Forex Agar Portofolio Tidak Hancur. Trader profesional lain menceritakan bahwa dia pernah mengalami margin call 2 kali dalam 5 tahun pertama, sebelum akhirnya belajar bahwa Manajemen Risiko lebih penting daripada menemukan sistem trading yang akurat. Dia mengatakan, "Sistem yang 90% akurat tidak ada artinya jika Anda All-in dan bertemu dengan 10% yang gagal." Sekarang dia menggunakan aturan risiko 1% per trading dan tidak pernah trading lebih dari 3 order secara bersamaan.

image.png

7. Istirahat yang Cukup dan Miliki Kehidupan di Luar Trading

Kebiasaan terakhir yang sering diabaikan banyak orang tetapi sangat penting adalah istirahat yang cukup dan memiliki aktivitas lain di luar trading. Semua trader profesional sukses yang saya kenal tidur setidaknya 7-8 jam per malam. Mereka memahami betul bahwa otak yang lelah membuat keputusan yang buruk. Seorang trader menceritakan bahwa dia pernah mencoba trading 24 jam sehari, hasilnya adalah kerugian besar karena kesalahan keputusan akibat kelelahan.

Selain itu, memiliki hobi atau aktivitas lain membantu menenangkan pikiran dan tidak terlalu terobsesi dengan trading. Seorang trader profesional suka bermain gitar, yang lain suka memasak, dan yang lainnya suka berkebun. Mereka semua setuju bahwa aktivitas-aktivitas ini membantu otak beristirahat dan menjadi lebih kreatif, yang secara tidak langsung berdampak positif pada trading. Seorang trader mengatakan, "Ide trading terbaik saya sering muncul saat saya tidak sedang di depan layar."

Kesimpulan

Menjadi trader profesional tidak hanya berasal dari memiliki sistem trading yang akurat, tetapi juga berasal dari memiliki kebiasaan sehari-hari yang baik dan melakukannya secara konsisten hingga menjadi bagian dari hidup. Ketujuh kebiasaan yang disebutkan ini semuanya berasal dari pengalaman nyata para trader sukses. Mereka semua menekankan bahwa kesuksesan dalam trading tidak berasal dari kecerdasan atau keberuntungan, tetapi dari disiplin dan pengembangan diri yang berkelanjutan. Mulailah membangun kebiasaan-kebiasaan ini mulai hari ini, dan Anda pasti akan melihat perubahan dalam hasil trading Anda.


Sumber

  1. Investopedia – 2% Rule in Investing: Manage Risk and Limit Losses with …
    Harvard Business Review – What Does It Really Take to Build a New Habit?
  2. Investopedia – What Is the Daily Routine of a Swing Trader?
  3. Investopedia – Risk Management Techniques for Active Traders

Ditulis oleh

User profile image

Thanakit Sutto

Finance content writer with a passion for investing, believes that good knowledge empowers smart decisions.