Apa itu RWA? Tokenized Assets yang Mengubah Investasi di Thailand

User profile image

TrustFinance

Dec 17, 2025

5 min read

6

Apa itu RWA? Tokenized Assets yang Mengubah Investasi di Thailand

Mengapa Tokenized Assets Mengubah Investasi di Thailand

Istilah RWA (Real-World Assets) dan Tokenized Assets bukan lagi sekadar konsep baru dalam industri keuangan, tetapi semakin banyak diuji coba dan digunakan secara nyata, baik di tingkat platform investasi, lembaga keuangan, maupun dalam penerbitan produk keuangan baru.

Pertanyaan yang banyak dicari oleh investor dan organisasi adalah Apa itu RWA dan mengapa Tokenized Assets menjadi salah satu struktur investasi yang paling banyak diperhatikan tahun ini.


Apa itu RWA

Screenshot 2568-12-17 at 11.46.10.png

RWA (Real-World Assets) mengacu pada aset yang ada secara fisik atau di dunia keuangan tradisional, seperti:

  • Properti
  • Emas
  • Obligasi dan instrumen utang
  • Aset infrastruktur

Ketika aset-aset ini dihubungkan dengan teknologi digital, terutama blockchain, akan muncul apa yang disebut
Tokenized Real-World Assets atau Tokenized Assets

Secara sederhana,
Tokenisasi adalah proses mengubah “hak kepemilikan atau hak untuk menerima manfaat dari aset riil”
menjadi bentuk token digital yang dapat dipegang, ditransfer, dan diperdagangkan.

 


Bagaimana Tokenized Assets Bekerja dalam Praktik

Dalam praktiknya, Tokenized Assets tidak berarti aset riil sepenuhnya diubah menjadi digital,
tetapi merupakan pembagian nilai atau hak aset menjadi unit-unit kecil (Fractional Ownership).

Contoh yang ditemukan di pasar pada akhir tahun 2025, antara lain:

  • Bangunan atau proyek properti dibagi menjadi banyak token.
  • Investor dapat memiliki sebagian saja, bukan membeli seluruh properti.
  • Kepemilikan dan transfer hak dicatat melalui sistem digital yang dapat dilacak.

Struktur ini membuat aset yang sebelumnya membutuhkan modal besar menjadi lebih mudah diakses.

 


Contoh RWA yang Mulai Digunakan Secara Nyata

1. Investasi Properti Melalui Token

Properti adalah salah satu RWA yang paling diminati pada tahun 2025,
karena dapat mengatasi banyak batasan pasar properti tradisional, seperti:

  • Modal awal yang lebih rendah
  • Meningkatkan likuiditas kepemilikan
  • Investor tidak perlu mengelola aset sendiri.

Investasi properti melalui token memungkinkan investor untuk memiliki hak atas pendapatan atau peningkatan nilai properti melalui token digital, bukan kepemilikan langsung.


2. Emas dalam Bentuk Token

Emas masih dianggap sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak.
Tokenisasi emas membantu:

  • Perdagangan yang lebih mudah
  • Mengurangi batasan penyimpanan
  • Dapat dimiliki dalam unit-unit kecil.

Token emas biasanya mengacu pada emas fisik yang disimpan di brankas sesuai standar.


3. Obligasi dan Instrumen Utang Swasta

Pada tahun 2025, obligasi swasta mulai banyak diuji coba dalam bentuk digital.
Keunggulannya adalah:

  • Mengurangi biaya penerbitan dan pengelolaan
  • Meningkatkan transparansi kepemilikan
  • Membuka peluang bagi investor ritel untuk lebih mudah mengakses.

Mengapa Tokenized Assets Banyak Dibicarakan di Thailand pada Tahun 2025

Alasan utama yang membuat Tokenized Assets Thailand menjadi isu utama tahun ini adalah:

  • Investor menginginkan alternatif selain saham dan reksa dana.
  • Teknologi blockchain semakin stabil dan banyak digunakan secara nyata.
  • Sektor bisnis dan regulator mulai mengembangkan pendekatan yang sesuai dengan konteks Thailand.

Meskipun penggunaannya masih dalam tahap awal, arah pasar mulai lebih jelas dibandingkan beberapa tahun terakhir.


Peluang RWA dari Sudut Pandang Investor

Dalam hal peluang, RWA membuka pintu bagi:

  • Akses ke aset bernilai tinggi dengan modal investasi yang lebih rendah
  • Diversifikasi risiko portofolio investasi
  • Menambah pilihan di tengah volatilitas pasar keuangan tradisional.

Namun, peluang ini hanya dapat terwujud jika strukturnya transparan dan dapat diaudit.


Risiko yang Perlu Dipertimbangkan dengan Cermat

Meskipun RWA semakin diminati pada tahun 2025, ada risiko yang tidak boleh diabaikan oleh investor, seperti:

  • Kejelasan hukum dan regulasi
  • Kredibilitas penerbit token
  • Likuiditas di pasar sekunder
  • Pengungkapan informasi aset acuan

Memahami risiko-risiko ini adalah dasar penting sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

 


Hal yang Harus Diperiksa Investor Sebelum Berinvestasi dalam Tokenized Assets

Sebelum berinvestasi, investor harus mempertimbangkan setidaknya 4 poin:

  1. Struktur hukum token
  2. Seberapa kredibel perusahaan atau platform yang menerbitkan token
  3. Apakah informasi aset acuan cukup diungkapkan
  4. Seberapa transparan sistem perdagangan dan transfer hak

Dalam konteks ini, platform informasi kredibilitas perusahaan keuangan seperti TrustFinance berperan dalam membantu pengguna mengakses informasi untuk pertimbangan yang lebih komprehensif.


RWA dalam Gambaran Besar Wealth 5.0

Pada akhir tahun 2025, Tokenized Assets bukan hanya produk baru,
tetapi merupakan bagian dari struktur keuangan yang berkembang menuju Wealth 5.0
yang menekankan aksesibilitas, transparansi, dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.

👉 Baca analisis gambaran umum di artikel Wealth 5.0: Ketika Tokenized Assets dan AI Mengubah Wajah Investasi

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance

TrustFinance helps financial companies build credibility and traders make safer choices through verified profiles, authentic reviews, and research-driven insights.