TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.
TrustFinance
Thg 12 18, 2025
5 min read
105

Pada akhir tahun 2025, investasi real estat tidak lagi terbatas pada pembelian kondominium, rumah, atau tanah.
Konsep investasi real estat melalui token (Tokenized Real Estate) semakin banyak dibicarakan sebagai salah satu bentuk RWA (Real-World Assets) yang membantu investor mengakses real estat dengan lebih mudah.
Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pertanyaan pentingnya adalah
Bagaimana struktur investasi berbasis token berbeda dari real estat tradisional? Apakah benar-benar bermanfaat atau hanya sekadar tren?
Tokenized Real Estate adalah proses mengubah aset real estat fisik, seperti:
menjadi unit digital yang disebut token
Investor tidak memegang sertifikat tanah atau kepemilikan langsung.
Namun, mereka memegang token yang mencerminkan hak atas pendapatan, sewa, atau peningkatan nilai real estat
Inti dari struktur ini adalah Fractional Ownership
atau pembagian kepemilikan menjadi bagian-bagian kecil, memungkinkan banyak orang untuk berinvestasi bersama dalam aset yang sama.

Investasi Real Estat Melalui Token
Real Estat Tradisional
➡️ Token cocok untuk mereka yang ingin “mengakses” daripada “memiliki”.
Token Real Estat
Real Estat Tradisional
➡️ Token cocok untuk investor yang menginginkan kesederhanaan.
Token Real Estat
Real Estat Tradisional
➡️ Mereka yang ingin mengontrol aset secara langsung mungkin tidak cocok dengan token.
Salah satu keunggulan yang sering disebut dari Tokenized Real Estate adalah likuiditas
Secara konseptual,
Namun, dalam praktiknya, likuiditas bergantung pada beberapa faktor, seperti:
Poin Penting untuk Dipahami:
Token “memiliki potensi likuiditas” tetapi tidak berarti dapat dijual secara instan dalam setiap kasus.
Pada akhir tahun 2025, struktur hukum Tokenized Real Estate di Thailand masih dalam tahap pengembangan.
Isu-isu penting yang harus dipertimbangkan investor meliputi:
Investor tidak boleh mengabaikan dokumen kontrak dan harus memahami bahwa “hak berdasarkan token” berbeda dari “hak kepemilikan berdasarkan sertifikat tanah”.
Sebelum berinvestasi real estat melalui token, Anda harus bertanya pada diri sendiri dan memeriksa informasi berikut:
Mengakses informasi perusahaan keuangan dan platform investasi dari sumber referensi yang netral akan membantu mengurangi risiko dari keputusan yang tidak komprehensif.
Investasi real estat melalui token tidak menggantikan real estat tradisional.
Namun, ini adalah salah satu bentuk RWA yang memenuhi kebutuhan kelompok investor tertentu di era digital.
Yang terpenting bukanlah mengikuti teknologi,
tetapi memahami struktur, hak, risiko, dan kesesuaian dengan tujuan pribadi.
👉 Baca artikel dasar untuk memahami konsep ini lebih lanjut di
Apa itu RWA? Mengapa Tokenized Assets Mengubah Investasi di Thailand
TrustFinance
TrustFinance helps financial companies build credibility and traders make safer choices through verified profiles, authentic reviews, and research-driven insights.