TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 02, 2026
2 min read
5

Mercuria Energy Group Ltd. sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, untuk potensi pembelian minyak mentah. Perusahaan yang berbasis di Jenewa ini bergabung dengan pedagang besar lainnya, termasuk Trafigura dan Gunvor, dalam menjajaki peluang bisnis menyusul pelonggaran sementara sanksi AS.
Minat yang diperbarui ini muncul karena AS untuk sementara mencabut sanksi terhadap sektor minyak Venezuela, membuka pintu bagi perusahaan-perusahaan internasional. Venezuela, yang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, telah melihat produksinya anjlok dari sekitar 2,5 juta barel per hari menjadi di bawah 800.000 dalam beberapa tahun terakhir di bawah beban sanksi dan penurunan ekonomi.
Masuknya pedagang besar seperti Mercuria dapat membantu menghidupkan kembali industri minyak Venezuela yang sedang berjuang dan berpotensi menambah pasokan ke pasar global. Namun, situasi ini penuh dengan risiko politik. Pemerintahan Biden telah memperingatkan bahwa mereka dapat memberlakukan kembali sanksi jika pemerintah Presiden Nicolas Maduro gagal memenuhi komitmen untuk pemilihan demokratis.
Masa depan kesepakatan perdagangan ini sangat bergantung pada stabilitas politik di Venezuela dan kebijakan luar negeri AS. Investor dan analis pasar akan mengamati dengan cermat setiap tanda perubahan, karena potensi pemberlakuan kembali sanksi dapat secara tiba-tiba menghentikan aktivitas perdagangan baru ini.
T: Mengapa para pedagang tiba-tiba tertarik pada minyak Venezuela?
J: AS untuk sementara melonggarkan sanksi ekonomi terhadap sektor minyak Venezuela, menciptakan celah hukum bagi perusahaan internasional untuk terlibat dalam perdagangan.
T: Apa risiko utama bagi perusahaan seperti Mercuria?
J: Risiko utamanya adalah ketidakpastian politik, karena AS dapat memberlakukan kembali sanksi kapan saja, yang akan mengganggu operasi dan investasi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

02 Thg 02 2026
Saham Axon Menguat menyusul Mandat Kamera Tubuh DHS