6 Saham Dividen Tinggi Terbaik di Pasar Saham Thailand yang Membayar Dividen Secara Konsisten Lebih dari 10 Tahun

TrustFinance Research Team
Oct 20, 2025
10 min read
49
Data per Kuartal 2/2025
Halo semuanya, Trustman kembali lagi dengan analisis tentang saham dividen tinggi di pasar saham Thailand. Hari ini, saya akan memperkenalkan kepada Anda enam perusahaan Thailand yang menawarkan imbal hasil dividen lebih dari 10%, menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif yang stabil dari investasi mereka.
Yang membuat saham-saham dividen tinggi ini menonjol adalah riwayat pembayaran dividen yang panjang dan konsisten, mulai dari 6 hingga 32 tahun, yang mencerminkan stabilitas dan kemampuan masing-masing perusahaan dalam menghasilkan arus kas.
Sebelum kita melihat daftar saham dividen tinggi ini, jika Anda ingin memahami bagaimana cara menyusun portofolio investasi yang sesuai untuk tahun 2025, bacalah artikel “Membuka Rahasia! Cara Menyusun Portofolio Saham Asia yang Menguntungkan di Tahun 2025.”
Trustman telah mengumpulkan berbagai wawasan investasi di kawasan Asia untuk membantu investor memperkuat portofolionya dari berbagai sudut.
Pentingnya Riwayat Pembayaran Dividen dalam Saham Thailand
Dalam mempertimbangkan saham dividen tinggi di pasar saham Thailand, investor tidak boleh hanya berfokus pada angka hasil dividen semata. Riwayat pembayaran dividen yang panjang merupakan bukti kuat atas kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan secara konsisten, bahkan di tengah fluktuasi ekonomi. Perusahaan yang mampu membayar dividen selama bertahun-tahun biasanya memiliki model bisnis yang kuat, manajemen yang baik, dan posisi keuangan yang stabil — faktor penting untuk menjamin imbal hasil jangka panjang yang berkelanjutan.
Dalam konteks saham Thailand saat ini, perusahaan yang memiliki hasil dividen di atas 10% bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Dalam beberapa kasus, hal ini terjadi karena harga saham menurun sementara perusahaan tetap membayar dividen pada tingkat yang sama. Di sisi lain, bisa juga karena pembayaran dividen khusus dari keuntungan satu kali, atau karena kebijakan perusahaan untuk membayar dividen tinggi. Oleh karena itu, memahami sumber dari hasil dividen tinggi sangat penting untuk menilai keberlanjutan imbal hasil tersebut.
LANNA (Lanna Resources) – Pemimpin Pembayaran Dividen Selama 32 Tahun di Pasar Saham Thailand
Lanna Resources Public Company Limited (LANNA) merupakan salah satu saham dividen tinggi dengan riwayat pembayaran dividen terpanjang, yaitu 32 tahun berturut-turut, dan menawarkan imbal hasil dividen sebesar 14,84% (per Q3/2025). LANNA bergerak di bidang investasi pertambangan batubara di Indonesia dan menjual batubara kepada pelanggan di dalam maupun luar negeri, khususnya di Asia seperti India, Jepang, dan Korea Selatan.

Keunggulan LANNA terletak pada kebijakan pembayaran dividen yang jelas, yakni membayar setidaknya 60% dari laba bersih berdasarkan laporan keuangan individual. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal hasil yang konsisten kepada pemegang saham. Namun, bisnis batubara LANNA memiliki volatilitas tinggi karena tergantung pada harga batubara global, sehingga pendapatan dan kemampuan pembayaran dividennya bisa berfluktuasi.
Masuknya Siam City Cement Public Company Limited (SCCC) sebagai pemegang saham besar merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Karena SCCC merupakan salah satu pengguna batubara terbesar, kerja sama ini berpotensi menciptakan stabilitas penjualan jangka panjang bagi LANNA. Meskipun bisnis batubara menghadapi tekanan lingkungan dan transisi energi, permintaan batubara di Asia masih tinggi dan diperkirakan akan bertahan untuk beberapa waktu.
SCP (Taksin Concrete) – Saham Menarik dengan Kebijakan Dividen yang Jelas
Taksin Concrete Public Company Limited (SCP) adalah saham dividen tinggi lainnya di pasar Thailand, dengan imbal hasil dividen sebesar 19,61% dan riwayat pembayaran selama 18 tahun berturut-turut. SCP bergerak dalam produksi dan penjualan produk beton pratekan, terutama tiang pancang beton, yang merupakan bahan penting dalam berbagai proyek konstruksi. Selain itu, perusahaan juga menyediakan layanan transportasi dan pemancangan tiang secara terintegrasi.

Keunggulan SCP terletak pada kebijakan dividen yang transparan dan konsisten, dengan rasio pembayaran antara 30–60% dari laba bersih setelah pajak. Kebijakan ini membantu investor memperkirakan dividen masa depan berdasarkan kinerja perusahaan. Kondisi keuangan SCP juga solid, dengan rasio utang terhadap ekuitas (D/E) sebesar 0,29, menunjukkan tingkat utang yang rendah dan stabilitas finansial yang baik.
Bisnis SCP sangat terkait dengan siklus industri konstruksi di Thailand, khususnya proyek-proyek infrastruktur pemerintah dan pengembangan properti swasta. Jika pemerintah terus berinvestasi dalam proyek besar seperti kereta listrik, jalan tol, atau proyek EEC (Eastern Economic Corridor), hal ini akan berdampak positif pada pendapatan dan kemampuan SCP membayar dividen. Namun, sektor ini tetap berisiko terhadap perlambatan proyek konstruksi dan kenaikan harga bahan baku seperti semen dan baja.
XO (Exotic Food) – Saham Berkualitas di Sektor Ekspor Thailand
Exotic Food Public Company Limited (XO) menonjol dengan imbal hasil dividen 12,97% dan riwayat pembayaran selama 11 tahun berturut-turut. XO memproduksi dan mengekspor produk makanan dan bumbu khas Thailand, seperti saus, pasta kari, santan, dan makanan siap saji di bawah merek terkenal EXOTIC FOOD, THAI PRIDE, dan FLYING GOOSE.

Kinerja XO sangat luar biasa dalam hal profitabilitas, dengan margin laba kotor 50% dan margin laba bersih 28,39%, yang jauh di atas rata-rata industri. Neraca keuangan XO juga sangat kuat, dengan rasio D/E hanya 0,17, menunjukkan pertumbuhan yang didorong oleh laba yang diinvestasikan kembali. Dengan 83,1% pendapatan berasal dari ekspor ke Eropa dan jaringan distribusi di lebih dari 70 negara, XO diuntungkan oleh meningkatnya popularitas makanan Thailand di seluruh dunia.
Kemampuan XO dalam menghasilkan arus kas yang kuat menjadikannya perusahaan dengan pembayaran dividen yang berkelanjutan. Sebagian besar laba dikonversi menjadi arus kas bebas, memungkinkan pembayaran dividen secara konsisten. Meskipun terdapat risiko dari fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian ekonomi global, prospek jangka panjang ekspor makanan Thailand tetap cerah.
AMA (Armarin) – Saham Thailand yang Tumbuh Bersama PTG
Armarin Public Company Limited (AMA) merupakan saham dividen tinggi di sektor transportasi, dengan imbal hasil dividen 10,71% dan riwayat pembayaran selama 9 tahun berturut-turut. AMA menjalankan bisnis transportasi cairan melalui laut dan darat. Untuk transportasi laut, perusahaan fokus pada minyak kelapa sawit dan minyak nabati, sedangkan transportasi darat melayani bahan bakar dan biodiesel.

Keunikan AMA adalah kemitraannya dengan PTG Energy Public Company Limited (PTG), di mana lebih dari 90% pendapatan transportasi darat berasal dari PTG. Hubungan ini menciptakan stabilitas pendapatan, namun juga meningkatkan risiko ketergantungan pada satu pelanggan utama. Kebijakan dividennya menetapkan pembayaran minimal 25% dari laba bersih berdasarkan laporan keuangan individual, memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal.
Prospek pertumbuhan AMA terkait erat dengan ekspansi bisnis PTG, terutama di sektor logistik rantai dingin (cold chain) untuk mendukung kedai kopi Punthai dan pelanggan makanan & minuman. Ekspansi ini membawa AMA ke pasar dengan margin keuntungan yang lebih tinggi. Kondisi keuangan AMA tergolong sehat, dengan rasio D/E 0,48, masih tergolong rendah untuk bisnis berbasis aset berat seperti pelayaran dan transportasi.
GPI (Grand Prix International) – Saham Menarik dengan Neraca Keuangan yang Kuat
Grand Prix International Public Company Limited (GPI) adalah saham dividen tinggi di sektor event dan promosi pemasaran, dengan imbal hasil dividen 10,63% dan riwayat pembayaran selama 8 tahun berturut-turut. Bisnis utama GPI adalah penyelenggaraan Bangkok International Motor Show, yang menyumbang sekitar 90% dari total pendapatan, serta bisnis media cetak dan digital.

Kekuatan utama GPI adalah neraca keuangan yang sangat solid, dengan rasio D/E hanya 0,14 dan kas lebih besar daripada kewajiban, memberikan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi perubahan ekonomi. Kinerja GPI pulih kuat setelah pandemi COVID-19, dengan laba bersih tahun 2023 mencapai level tertinggi dalam 4 tahun terakhir.
Saat ini, GPI sedang menjalani transformasi strategis, memperluas bisnisnya ke penyelenggaraan acara di luar sektor otomotif, terutama di bidang gaya hidup, olahraga, dan hiburan seperti fan meeting artis, konser, dan kompetisi olahraga. Target pendapatan dari bisnis baru ini sebesar 100 juta baht, sebagai langkah untuk mengurangi ketergantungan pada industri otomotif yang bersifat siklikal.
BUI (Bangkok Union Insurance) – Saham Dividen Tinggi yang Perlu Diperhatikan dengan Cermat
Bangkok Union Insurance Public Company Limited (BUI) menawarkan imbal hasil dividen yang sangat tinggi sebesar 17,92% dengan riwayat pembayaran selama 6 tahun berturut-turut. BUI bergerak di bidang asuransi umum, mencakup asuransi kendaraan bermotor, kebakaran, dan pengangkutan laut, serta memperoleh pendapatan tambahan dari sewa ruang kantor.
Tingkat dividen yang tinggi secara tidak biasa ini perlu dianalisis dengan hati-hati. Dividen tahun buku 2024 sebesar 2,80 THB per saham jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2022–2023, perusahaan membayar dividen dalam bentuk saham dan tunai, yang mungkin mencerminkan strategi manajemen kas masa lalu. Peningkatan pembayaran tunai tahun ini mungkin disebabkan oleh keuntungan luar biasa, seperti penjualan aset atau investasi.

Data keuangan BUI yang tersedia di Bursa Efek Thailand masih terbatas, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi. Rasio D/E sebesar 0,58 harus dipahami dalam konteks industri asuransi, di mana sebagian besar kewajiban adalah kewajiban kepada pemegang polis, bukan utang pinjaman. Pertumbuhan sektor asuransi umum cenderung mengikuti aktivitas ekonomi, penjualan mobil, dan investasi infrastruktur, sementara profitabilitasnya sangat bergantung pada klaim dan hasil investasi.
Ringkasan: 6 Saham Dividen Tinggi di Pasar Thailand
Imbal Hasil Dividen dan Riwayat Pembayaran (per Q3/2025):
- LANNA – Imbal hasil 14,84%, pembayaran 32 tahun berturut-turut
- SCP – Imbal hasil 19,61%, pembayaran 18 tahun berturut-turut
- XO – Imbal hasil 12,97%, pembayaran 11 tahun berturut-turut
- AMA – Imbal hasil 10,71%, pembayaran 9 tahun berturut-turut
- GPI – Imbal hasil 10,63%, pembayaran 8 tahun berturut-turut
- BUI – Imbal hasil 17,92%, pembayaran 6 tahun berturut-turut
Kesimpulan: Wawasan Tentang Saham Dividen Tinggi di Thailand
Dalam menilai saham dividen tinggi di Thailand, investor perlu melihat lebih dalam dari sekadar angka hasil dividen dan memahami model bisnis, kesehatan keuangan, serta prospek industrinya. Enam perusahaan Thailand ini mencerminkan keberagaman ekonomi negara tersebut — mulai dari ekspor, energi, logistik, konstruksi, hingga asuransi — masing-masing dengan kekuatan dan tantangan tersendiri.
Pemahaman mendalam seperti ini membantu investor mengenali risiko dan peluang jangka panjang, terutama di tengah pemulihan ekonomi Asia dan tren investasi baru di tahun 2025.
Jika Anda ingin memperluas wawasan di luar pasar saham Thailand, baca artikel “10 Saham Asia yang Patut Diperhatikan di Tahun 2025” — di mana Trustman merangkum perusahaan-perusahaan potensial di kawasan yang bisa menjadi peluang strategis untuk portofolio Anda tahun ini.
Trustman berharap informasi ini dapat membantu Anda memahami saham dividen tinggi di Thailand dengan lebih baik. Investasi yang cerdas memerlukan analisis mendalam dan pemantauan berkelanjutan. Sampai jumpa dalam analisis saham Thailand berikutnya.
Catatan: Informasi ini disediakan hanya untuk tujuan edukatif dan bukan merupakan saran investasi. Investor disarankan untuk melakukan riset tambahan dan berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum membuat keputusan investasi.
https://www.setinvestnow.com/th/knowledge/article/706-tsi-high-dividend-stocks-2025
Ditulis oleh

TrustFinance Research Team
Official TrustFinance research and editorial team, sharing insights, analysis, and best practices to help financial companies and traders build transparency, credibility, and growth.
Pilihan terbaik minggu ini
Dapatkan E-Book SMC Gratis: Strategi Trading Terbaik Tahun 2025! Senilai Rp4,200,000
7 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin di Pasar Global
Analisis 15 Cryptocoin yang Layak Diinvestasikan pada 2025: Peluang dan Tren Pasar Kripto
Daftar Hari Ini untuk Mendapatkan E-book Gratis!
Apa itu Bitcoin? Mengapa ini menjadi mata uang digital yang menarik perhatian di seluruh dunia?



