TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
ก.พ. 06, 2026
2 min read
2

Yuan Tiongkok bersiap untuk kenaikan mingguan kesebelas berturut-turut terhadap dolar AS, menandai rentetan kemenangan terpanjang sejak awal 2013. Meskipun sedikit melemah menjadi 6,9396 per dolar dalam perdagangan baru-baru ini, mata uang ini telah menguat 0,2% untuk minggu ini, menyoroti ketahanannya yang signifikan.
Kekuatan yuan yang berkelanjutan disebabkan oleh kombinasi faktor-faktor positif, termasuk data ekspor yang kuat, permintaan musiman, dan dolar AS yang secara umum melemah. Analis mencatat bahwa tren yang menguntungkan dan konversi valuta asing terkait liburan terus memberikan dukungan kuat untuk nilai tukar RMB dalam waktu dekat.
Meskipun prospek tetap positif, laju apresiasi yuan mungkin melambat. Potensi hambatan termasuk meningkatnya volatilitas jangka pendek pada dolar AS dan aktivitas perdagangan yang lebih tenang karena libur pasar. Bank Rakyat Tiongkok menetapkan titik tengah hariannya lebih lemah dari perkiraan, menandakan pendekatan terkelola terhadap kenaikan mata uang tersebut.
Kinerja yuan mencerminkan faktor-faktor ekonomi fundamental yang kuat, tetapi lintasannya akan dipengaruhi oleh volatilitas pasar global dan kebijakan bank sentral. Para pedagang memantau dengan cermat indeks dolar AS, yang bersiap untuk minggu terkuatnya sejak November, menambah lapisan kompleksitas pada pasangan mata uang tersebut.
T: Apa yang mendorong kekuatan yuan baru-baru ini?
J: Apresiasi yuan terutama didorong oleh ekspor Tiongkok yang kuat, permintaan mata uang musiman, dan pelemahan dolar AS secara luas.
T: Seberapa signifikan rentetan kemenangan yuan saat ini?
J: Yuan berada di jalur untuk kenaikan mingguan kesebelas berturut-turut, yang merupakan periode apresiasi terpanjang terhadap dolar dalam hampir 13 tahun.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait