TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
4

Perusahaan ekuitas swasta Cinven dilaporkan telah menunjuk bank investasi Lazard untuk menilai opsi strategis bagi perusahaan penasihat real estatnya, Accumin. Potensi transaksi ini diperkirakan akan menilai Accumin sekitar €1 miliar, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Langkah ini menandakan upaya kedua Cinven untuk mendivestasi perusahaan penasihat real estat tersebut. Upaya sebelumnya untuk menjual perusahaan tersebut terjadi lima tahun lalu tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang final. Eksplorasi saat ini menunjukkan minat strategis yang baru dari Cinven dalam memonetisasi investasinya di Accumin, pemain terkemuka di sektor penasihat real estat.
Transaksi yang berhasil dengan valuasi €1 miliar akan menjadi peristiwa penting di pasar layanan real estat Eropa. Ini dapat menetapkan tolok ukur baru untuk valuasi di sektor tersebut dan berpotensi memicu aktivitas merger dan akuisisi lebih lanjut. Hasilnya akan dipantau ketat oleh investor sebagai indikator kepercayaan ekuitas swasta dan kesehatan lanskap M&A untuk perusahaan penasihat khusus.
Pasar kini mengamati apakah upaya baru Cinven untuk menjual Accumin akan terwujud. Keberhasilan potensi kesepakatan ini bergantung pada kondisi pasar saat ini dan minat pembeli potensial. Para pemangku kepentingan akan melacak pengumuman lebih lanjut dari Cinven dan Lazard mengenai proses tinjauan strategis.
T: Siapa yang sedang menjajaki penjualan Accumin?
J: Perusahaan ekuitas swasta Cinven, pemilik saat ini, telah menyewa Lazard untuk menjajaki opsi strategis, termasuk potensi penjualan.
T: Berapa potensi valuasi Accumin?
J: Perusahaan tersebut dapat dihargai sekitar €1 miliar dalam potensi transaksi.
T: Apakah Cinven pernah mencoba menjual Accumin sebelumnya?
J: Ya, ini adalah upaya kedua setelah proses penjualan sebelumnya lima tahun lalu tidak berlanjut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

06 Feb 2026
IHSG Anjlok 2,63% ke Level Terendah 3 Bulan