TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
3

Stellantis mengumumkan akan membukukan beban sekitar 22,2 miliar euro untuk paruh kedua tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari penataan ulang strategis untuk mengurangi pengembangan kendaraan listrik dan menyelaraskan portofolio produknya dengan permintaan pasar.
Keputusan produsen mobil ini mencerminkan tren yang lebih luas di antara produsen lama termasuk Ford dan General Motors. Ini menandakan penarikan diri kolektif dari target produksi EV yang agresif karena permintaan konsumen yang lebih lemah untuk model bertenaga baterai dan lingkungan regulasi yang bergeser.
Akibat penghapusan buku, Stellantis memperkirakan kerugian awal sebesar 19 hingga 21 miliar euro untuk semester kedua 2025 dan tidak akan membayar dividen tahun ini. Perusahaan akan merilis hasil akhirnya pada 26 Februari dan mempresentasikan rencana bisnis baru pada bulan Mei.
Stellantis sedang melakukan koreksi arah yang signifikan di pasar EV yang menantang. Investor akan mencermati rencana bisnis baru perusahaan pada bulan Mei, yang akan menguraikan strategi produk masa depan dan jalur keuangan ke depan.
T: Mengapa Stellantis membukukan penghapusan buku sebesar 22,2 miliar euro?
J: Perusahaan mengurangi rencana pengembangan kendaraan listriknya untuk lebih menyelaraskan strategi produknya dengan permintaan pasar saat ini, yang lebih lemah dari perkiraan.
T: Akankah Stellantis membayar dividen tahun ini?
J: Tidak, Stellantis mengumumkan tidak akan membayar dividen tahun ini sebagai akibat dari beban keuangan dan kerugian yang diperkirakan.
T: Bagaimana perbandingan ini dengan produsen mobil lain?
J: Langkah ini serupa dengan tindakan yang diambil oleh pesaing seperti Ford dan General Motors, yang juga menyesuaikan strategi EV mereka sebagai respons terhadap kondisi pasar.
Sumber: investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

06 Feb 2026
IHSG Anjlok 2,63% ke Level Terendah 3 Bulan