TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०२, २०२६
2 min read
2

VivoPower International PLC, yang diperdagangkan dengan kode NASDAQ:VVPR, mengalami penurunan harga saham yang signifikan sebesar 11,2% pada hari Senin. Penurunan ini menyusul pengumuman perusahaan bahwa mereka secara resmi mengakhiri perjanjian penawaran ekuitas "at-the-market" dengan Chardan Capital Markets, LLC.
Perjanjian tersebut, yang awalnya bertanggal 23 Desember 2025, mengizinkan VivoPower untuk menjual saham biasa mereka di bawah registrasi rak Form F-3. VivoPower telah mengonfirmasi bahwa tidak ada saham lebih lanjut yang akan diterbitkan atau dijual melalui fasilitas ini. Keputusan tersebut dibuat setelah tinjauan strategis terhadap prospek arus kas operasional perusahaan, kebutuhan modal, dan potensi sumber modal non-dilutif.
Manajemen menyatakan bahwa proyeksi arus kas dari operasi, dikombinasikan dengan opsi pendanaan non-dilutif lainnya, menghilangkan kebutuhan akan fasilitas ATM. Langkah ini sejalan dengan strategi dewan untuk mempertahankan alokasi modal yang disiplin dan menghindari dilusi nilai pemegang saham. Namun, pasar bereaksi negatif terhadap berita tersebut, menunjukkan kekhawatiran investor atas penghapusan opsi pembiayaan fleksibel ini dan implikasinya terhadap akses modal perusahaan di masa depan.
Pengakhiran penawaran ekuitas VivoPower mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas internal dan pendanaan alternatif. Penurunan saham yang terjadi kemudian menunjukkan ketidakpastian pasar terhadap strategi ini. Investor akan memantau dengan cermat kemampuan perusahaan untuk mendanai operasi dan pertumbuhannya, khususnya untuk infrastruktur pusat data komputasi AI-nya, tanpa pembiayaan dilutif.
**T:** Mengapa saham VivoPower jatuh?
**J:** Saham jatuh 11,2% setelah perusahaan mengumumkan pengakhiran perjanjian penawaran ekuitas "at-the-market", yang menimbulkan kekhawatiran investor tentang fleksibilitas pembiayaan di masa depan.
**T:** Apa alasan VivoPower mengakhiri perjanjian tersebut?
**J:** Perusahaan menyebutkan prospek arus kas operasional yang kuat dan ketersediaan sumber modal non-dilutif, sehingga penawaran ekuitas menjadi tidak diperlukan.
**T:** Apa itu penawaran "at-the-market"?
**J:** Ini adalah metode bagi perusahaan publik untuk mengumpulkan modal dengan menjual sahamnya langsung ke pasar selama periode waktu tertentu dengan harga pasar saat ini.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait