TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 02, 2026
2 min read
3

Saham ACADIA Pharmaceuticals (NASDAQ:ACAD) turun 4,4% dalam perdagangan setelah jam kerja menyusul opini awal negatif dari CHMP European Medicines Agency mengenai pengobatan sindrom Rett-nya, trofinetide.
Komite Produk Obat untuk Penggunaan Manusia (CHMP) mengeluarkan suara tren yang tidak menguntungkan pada Aplikasi Izin Pemasaran untuk trofinetide. Obat ini dimaksudkan untuk mengobati sindrom Rett, kelainan neurologis genetik langka. Meskipun mengalami kemunduran di Uni Eropa, trofinetide telah mendapatkan persetujuan regulasi di Amerika Serikat, Kanada, dan Israel, dengan lebih dari 1.000 pasien saat ini menerima pengobatan secara global.
Suara negatif tersebut segera berdampak pada nilai saham ACADIA. Perusahaan telah mengumumkan niatnya untuk meminta pemeriksaan ulang opini CHMP, sebuah proses yang dapat mereka mulai dalam waktu 15 hari setelah pemungutan suara resmi. Manajemen ACADIA menyatakan kekecewaan tetapi tetap berkomitmen untuk menyediakan pengobatan tersebut bagi pasien di Uni Eropa.
Masa depan trofinetide di pasar Eropa kini bergantung pada proses pemeriksaan ulang. Meskipun opini CHMP merupakan hambatan yang signifikan, sikap proaktif ACADIA dan keberhasilan obat tersebut di pasar-pasar utama lainnya akan menjadi faktor kunci bagi investor untuk diperhatikan dalam beberapa bulan mendatang.
T: Mengapa saham ACADIA Pharmaceuticals turun?
J: Saham tersebut turun 4,4% setelah komite regulasi Eropa mengeluarkan opini awal negatif mengenai obat sindrom Rett-nya, trofinetide.
T: Apakah trofinetide disetujui di tempat lain?
J: Ya, obat tersebut disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Israel.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait