TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 02, 2026
2 min read
3

Pasar komoditas mengalami penurunan signifikan, dengan minyak mentah, logam mulia, dan logam industri semuanya mencatat kerugian besar. Penurunan ini didorong oleh kombinasi dolar AS yang menguat, meredanya ketegangan geopolitik, dan persyaratan margin baru untuk kontrak berjangka logam.
Penjualan massal ini diintensifkan oleh pilihan Presiden Donald Trump terhadap ketua Fed baru yang berpotensi hawkish, yang memperkuat dolar. Dolar yang menguat membuat komoditas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Bersamaan dengan itu, tanda-tanda meredanya ketegangan AS-Iran mengurangi premi risiko dalam harga minyak, berkontribusi pada penurunannya.
Emas turun hampir 4% dan perak anjlok hampir 5%, dengan penjualan massal logam mulia yang dipercepat setelah CME Group menaikkan persyaratan margin pada kontrak berjangkanya. Minyak mentah ditutup lebih dari 4% lebih rendah, sementara tembaga London Metal Exchange juga turun 4% di tengah kekhawatiran atas permintaan dari Tiongkok menjelang Tahun Baru Imlek.
Meskipun penurunan tajam ini telah memengaruhi sentimen investor, beberapa analis melihatnya sebagai koreksi pasar daripada pergeseran fundamental. Pergerakan harga di masa depan kemungkinan akan bergantung pada arah dolar AS, kebijakan bank sentral, dan lanskap geopolitik yang berkembang.
T: Apa penyebab penurunan tajam harga emas dan perak?
J: Penurunan ini dipercepat oleh keputusan CME Group untuk meningkatkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka logam, dikombinasikan dengan tekanan dari dolar AS yang menguat.
T: Bagaimana dolar AS memengaruhi harga komoditas?
J: Dolar yang lebih kuat membuat komoditas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, yang cenderung mengurangi permintaan dan menekan harga lebih rendah.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

03 Thg 02 2026
Inflasi Korea Selatan Mereda ke 2,0%, Capai Target BOK