TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 23, 2026
2 min read
2

Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan keras kepada Irak, mengancam sanksi signifikan jika kelompok bersenjata yang didukung Iran dimasukkan dalam pemerintahan negara berikutnya. Menurut laporan, langkah-langkah potensial ini dapat menargetkan pendapatan minyak Irak yang sangat penting, yang diproses melalui Federal Reserve Bank of New York.
Peringatan ini merupakan eskalasi besar dalam kampanye Washington untuk membatasi pengaruh Iran di kawasan tersebut. Selama bertahun-tahun, Irak telah menavigasi hubungan yang kompleks antara dua sekutu utamanya, AS dan Iran. Meskipun AS sebelumnya telah memberikan sanksi kepada beberapa bank Irak, AS belum pernah mengancam aliran utama dana minyak berdenominasi dolar ke Bank Sentral Irak.
Setiap gangguan terhadap aliran pendapatan minyak Irak akan memiliki konsekuensi parah bagi perekonomiannya. Sebagai negara yang sangat bergantung pada ekspor minyak, sanksi semacam itu dapat memicu krisis fiskal, mendevaluasi dinar Irak, dan menciptakan ketidakstabilan pasar yang signifikan. Ancaman itu sendiri memperkenalkan lapisan risiko baru bagi investor dan pasar energi yang memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Ancaman AS menempatkan para pemimpin politik Irak dalam posisi yang sulit. Pembentukan pemerintahan berikutnya akan diawasi ketat, karena masuknya faksi-faksi tertentu dapat memicu tekanan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Washington. Situasi tetap tegang, dengan implikasi signifikan bagi kedaulatan dan stabilitas keuangan Irak.
T: Mengapa AS menargetkan pendapatan minyak Irak?
J: AS menggunakan ancaman sanksi terhadap dana minyak sebagai alat tawar untuk mencegah milisi yang didukung Iran mendapatkan kekuasaan dalam pemerintahan Irak.
T: Apa pentingnya The Fed New York?
J: Sebagian besar penjualan minyak Irak diproses dalam dolar AS, dan pendapatannya mengalir melalui akunnya di Federal Reserve Bank of New York, memberikan AS kendali langsung atas dana ini.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait