TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 01 23, 2026
1 min read
2

UBS telah merevisi prakiraan harga paladium, meningkatkannya sebesar $300 menjadi $1.800 per ons. Penyesuaian ini dilakukan sebagai respons terhadap lonjakan signifikan dalam aliran investasi ke logam mulia tersebut, sebagaimana dirinci dalam catatan klien terbaru yang dikeluarkan pada hari Jumat.
Pembaruan dari UBS ini menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap paladium. Penyesuaian prakiraan ini mencerminkan pergeseran dinamika pasar di mana permintaan investasi menjadi pendorong utama valuasi logam tersebut, melampaui metrik konsumsi industri tradisional.
Target harga paladium yang lebih tinggi dapat memengaruhi pasar terkait, khususnya sektor otomotif di mana logam ini merupakan komponen kunci dalam konverter katalitik. Peningkatan aktivitas investasi juga dapat menyebabkan volatilitas harga yang lebih tinggi dan minat baru pada dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) logam mulia.
Ke depan, pasar akan memantau apakah momentum investasi ini dapat dipertahankan. Target harga $1.800 menetapkan tolok ukur baru untuk paladium, dengan kinerja masa depannya sangat bergantung pada minat investor yang berkelanjutan dan permintaan industri global.
T: Mengapa UBS menaikkan prakiraan harga paladiumnya?
J: UBS menaikkan prakiraan karena lonjakan tajam dalam aliran investasi ke logam tersebut.
T: Berapa target harga baru untuk paladium?
J: Prakiraan harga baru adalah $1.800 per ons, yang merupakan peningkatan sebesar $300.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

23 Thg 01 2026
Sidang Luigi Mangione mengenai Bukti Pembunuhan CEO

23 Thg 01 2026
Saham Intel Anjlok 15% sementara AMD Menguat di Pasar