TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 23, 2026
2 min read
2

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah meminta izin kepada pengadilan AS untuk menyampaikan panggilan secara langsung melalui email kepada miliarder India Gautam Adani dan eksekutif Sagar Adani. Tindakan ini diambil setelah otoritas India dua kali menolak untuk menyerahkan dokumen-dokumen terkait dugaan penipuan dan skema penyuapan besar.
Kasus hukum ini melibatkan tuduhan bahwa para eksekutif grup Adani berpartisipasi dalam skema penyuapan pejabat India dan kemudian menyesatkan investor AS mengenai kebijakan anti-korupsi perusahaan. Grup Adani telah menepis klaim ini sebagai tidak berdasar. Penolakan India terhadap permintaan penyampaian panggilan didasarkan pada alasan prosedural, yang menurut SEC tidak diperlukan untuk menyampaikan panggilan kepada individu di luar negeri berdasarkan Konvensi Den Haag.
Konflik hukum yang meningkat ini menimbulkan risiko hukum dan reputasi yang substansial bagi Grup Adani. Pendekatan langsung SEC menggarisbawahi keseriusan tuduhan tersebut, yang dapat memengaruhi sentimen investor dan posisi pasar internasional konglomerat tersebut seiring berjalannya proses hukum.
Mengutip kecilnya kemungkinan keberhasilan melalui saluran resmi, SEC sedang mengupayakan metode penyampaian panggilan alternatif. Fokus utama saat ini adalah pada putusan pengadilan AS, yang akan menentukan fase berikutnya dalam kasus perdata profil tinggi ini terhadap konglomerat India tersebut.
T: Mengapa SEC mengambil tindakan hukum terhadap eksekutif Adani?
J: SEC mengajukan kasus perdata yang menuduh penipuan, skema penyuapan pejabat India, dan menyesatkan investor AS mengenai praktik anti-korupsi perusahaan.
T: Mengapa SEC meminta untuk mengirim panggilan melalui email?
J: Permintaan ini menyusul dua upaya yang tidak berhasil untuk menyampaikan panggilan melalui pemerintah India, yang menolak permintaan tersebut dengan alasan prosedural.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.