Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Aug 26, 2026
2 min read
0

Harga minyak AS baru-baru ini menurun, memperpanjang kerugian sebelumnya, didorong oleh harapan pembukaan kembali Selat Hormuz. Iran mengumumkan pembicaraan baru dengan Oman mengenai pengelolaan jalur air strategis ini. Harga berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun $1,37, atau 1,7%, menjadi $80,99. Ini menyusul kerugian 3,1% dari sesi sebelumnya, menandai penyelesaian terendah sejak 13 Agustus.
Selat Hormuz, yang krusial untuk seperlima pengiriman minyak global dan gas alam cair, menjadi pusat diskusi ini. Iran, menghadapi tekanan ekonomi yang meningkat dari Presiden AS Donald Trump, bertujuan untuk mengatasi pengelolaan jalur air tersebut. AS baru-baru ini memperluas sanksi tetapi menunda penegakan segera, menambah kompleksitas.
Kemajuan diplomatik meredakan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global, memengaruhi sentimen pasar secara positif. Berkurangnya risiko geopolitik seringkali menyebabkan harga minyak lebih rendah, mencerminkan prospek pasokan yang lebih stabil. Namun, sanksi AS yang berkelanjutan menjadi faktor pasar yang mendasari.
Pembicaraan baru antara Iran dan Oman menawarkan kelegaan sementara bagi pasar minyak, menyebabkan penurunan harga minyak mentah AS. Stabilitas masa depan bergantung pada hasil negosiasi dan dampak praktis sanksi AS.
T: Apa penyebab penurunan harga minyak AS baru-baru ini?
J: Harga minyak AS turun karena pembicaraan baru antara Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan.
T: Berapa banyak penurunan harga berjangka minyak mentah WTI?
J: Harga berjangka minyak mentah WTI turun sebesar $1,37, atau 1,7%, menjadi $80,99.
Teks : Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait