Krisis Energi Ukraina: Jaringan Listrik Hanya Memenuhi 60% dari Permintaan

TrustFinance Global Insights
1月 16, 2026
2 min read
0

Sistem Energi Ukraina dalam Ketegangan Parah
Sistem energi Ukraina saat ini hanya mampu memenuhi 60% kebutuhan listrik negara setelah serangan Rusia yang intens. Presiden Volodymyr Zelenskiy mengonfirmasi bahwa pada hari Kamis, kapasitas pembangkitan listrik mencapai 11 gigawatt, sementara kebutuhan nasional adalah 18 gigawatt, menciptakan defisit daya yang signifikan.
Dampak Luas Serangan Infrastruktur
Kekurangan ini adalah akibat langsung dari kampanye Rusia yang diperbarui yang menargetkan infrastruktur listrik Ukraina. Kepala energi yang baru diangkat, Denys Shmyhal, menyatakan bahwa tidak ada satu pun pembangkit listrik di Ukraina yang belum diserang. Situasi paling kritis dilaporkan di kota-kota besar termasuk Kyiv, Kharkiv, dan Odesa, di mana ribuan orang menghadapi pemadaman listrik di tengah suhu di bawah nol.
Konsekuensi Ekonomi dan Impor Energi
Untuk mengurangi krisis, Ukraina telah meningkatkan impor listrik dari Uni Eropa. Namun, kapasitas impor maksimum terbatas sekitar 2,3 gigawatt, dan harga tinggi membatasi jumlah aktual yang diimpor. Pihak berwenang mendesak bisnis untuk mengurangi konsumsi yang tidak penting, seperti iklan luar ruangan, untuk menghemat energi bagi kebutuhan kritis, yang berdampak pada aktivitas komersial.
Ringkasan dan Prospek
Dengan serangan Rusia yang meningkat dan kapasitas impor yang tidak mencukupi untuk menutupi defisit, Ukraina menghadapi darurat energi yang parah. Stabilitas jaringan listrik nasional dan ekonomi tetap berada di bawah tekanan ekstrem, dengan ketergantungan berkelanjutan pada dukungan asing dan langkah-langkah konservasi domestik menjadi sangat penting untuk masa mendatang.
FAQ
T: Berapa defisit listrik saat ini di Ukraina?
J: Sistem menghasilkan 11 gigawatt dibandingkan dengan permintaan 18 gigawatt, hanya memenuhi 60% dari total kebutuhan listrik negara.
T: Apa penyebab utama kekurangan listrik di Ukraina?
J: Penyebab utamanya adalah serangan drone dan rudal Rusia yang tanpa henti dan meningkat, secara khusus menargetkan pembangkit listrik dan infrastruktur terkait di Ukraina.
Sumber: Investing.com
Ditulis oleh

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Pilihan terbaik minggu ini
Dapatkan E-Book SMC Gratis: Strategi Trading Terbaik Tahun 2025! Senilai Rp4,200,000
7 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin di Pasar Global
Analisis 15 Cryptocoin yang Layak Diinvestasikan pada 2025: Peluang dan Tren Pasar Kripto
Daftar Hari Ini untuk Mendapatkan E-book Gratis!
Apa itu Bitcoin? Mengapa ini menjadi mata uang digital yang menarik perhatian di seluruh dunia?
Artikel Terkait







