TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 05 11, 2026
2 min read
10

UBS mempertahankan pandangan positif terhadap won Korea Selatan, memperkirakan nilai tukar USD/KRW dapat turun di bawah 1400 selama paruh kedua tahun 2026. Proyeksi ini didorong oleh fundamental yang kuat dan perkiraan arus masuk modal.
Perusahaan keuangan tersebut mencatat bahwa won saat ini undervalued, diperdagangkan lebih dari 5% lebih murah relatif terhadap pangsa ekspornya. Pendorong utama adalah proyeksi pertumbuhan ekspor yang didorong oleh memori, yang diperkirakan UBS akan melampaui 250% secara tahunan pada tahun 2026. Surplus transaksi berjalan Korea Selatan juga diperkirakan akan tetap kuat, bertahan di atas 10% dari produk domestik brutonya.
Neraca pembayaran diperkirakan akan membaik setidaknya 5 hingga 6 poin persentase pada tahun 2026 dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini akan semakin didukung oleh masuknya Obligasi Treasury Korea ke dalam World Government Bond Index, yang diperkirakan akan menarik investasi asing yang signifikan dan memperkuat mata uang tersebut.
Secara keseluruhan, analisis UBS menunjukkan penguatan won yang signifikan, didukung oleh valuasi yang menarik, transaksi berjalan yang kuat, dan arus masuk modal di masa depan. Target perusahaan menyoroti tren penurunan yang jelas untuk pasangan USD/KRW dalam jangka menengah.
T: Berapa perkiraan UBS untuk nilai tukar USD/KRW?
J: UBS memperkirakan nilai tukar USD/KRW akan turun di bawah level 1400 selama paruh kedua tahun 2026.
T: Apa alasan utama di balik perkiraan penguatan won?
J: Pendorong utama meliputi neraca pembayaran yang kuat, pertumbuhan ekspor signifikan yang didorong oleh memori, dan arus masuk dari masuknya obligasi Korea ke dalam WGBI.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait