TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mei 13, 2026
2 min read
14

Perusahaan investasi Swedia EQT telah meluncurkan penawaran tender senilai sekitar 593,51 miliar yen ($3,76 miliar) untuk menjadikan perusahaan layanan online Jepang Kakaku.com Inc. sebagai perusahaan tertutup. Langkah ini memicu kenaikan signifikan pada saham Kakaku, dengan saham melonjak 17%.
Penawaran ini dihargai 3.000 yen per saham. Kesepakatan ini menandai upaya privatisasi terbaru EQT di Jepang, menyusul akuisisi sebelumnya terhadap perusahaan seperti Fujitec dan CareNet. Langkah ini sejalan dengan tren yang lebih luas dari peningkatan investasi ekuitas swasta di negara tersebut, didorong oleh reformasi perusahaan yang bertujuan untuk memaksimalkan pengembalian pemegang saham.
Menanggapi berita tersebut, saham Kakaku (TYO:2371) naik 17% menjadi 3.425,0 yen, level tertinggi sejak akhir 2021. Penawaran tender ini telah mendapatkan dukungan dari dewan direksi Kakaku dan komite khususnya. Selain itu, EQT telah mencapai kesepakatan dengan pemegang saham utama Digital Garage dan KDDI untuk gabungan 38,1% saham mereka di perusahaan tersebut.
Penawaran EQT untuk Kakaku menggarisbawahi kepercayaan investor internasional yang kuat terhadap lingkungan korporat Jepang yang terus berkembang. Pasar kini akan mengamati keberhasilan penyelesaian penawaran tender, yang dapat memengaruhi aktivitas ekuitas swasta di masa depan dalam sektor teknologi Jepang.
T: Berapa nilai total penawaran EQT untuk Kakaku?
J: Penawaran tersebut menilai Kakaku sekitar 593,51 miliar yen, atau $3,76 miliar.
T: Bagaimana reaksi pasar terhadap berita tersebut?
J: Saham Kakaku melonjak 17%, mencapai harga tertinggi sejak akhir 2021.
T: Siapa saja pemegang saham utama Kakaku yang terlibat dalam kesepakatan ini?
J: EQT mengumumkan kesepakatan dengan pemegang saham utama Digital Garage dan KDDI, yang memiliki gabungan 38,1% saham.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait