TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
2

Seorang Hakim Distrik AS telah menolak gugatan yang diajukan oleh negara bagian Missouri terhadap Starbucks. Gugatan tersebut menuduh bahwa kebijakan keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) perusahaan merupakan diskriminasi yang melanggar hukum berdasarkan ras dan gender. Pengadilan memutuskan bahwa negara bagian gagal memberikan bukti bahwa ada penduduk Missouri yang benar-benar dirugikan atau didiskriminasi oleh inisiatif perusahaan ini.
Gugatan tersebut, yang diprakarsai oleh Jaksa Agung Missouri, mengklaim bahwa Starbucks secara ilegal mengaitkan kompensasi eksekutif dengan pencapaian kuota perekrutan berdasarkan ras dan gender. Gugatan itu juga menuduh perusahaan memberikan perlakuan istimewa untuk pelatihan dan promosi kepada kelompok-kelompok tertentu. Kebijakan-kebijakan yang digugat ini sebagian besar diadopsi oleh perusahaan setelah peristiwa tahun 2020 sebagai bagian dari gerakan korporat yang lebih luas untuk mengevaluasi kembali praktik ketenagakerjaan.
Penolakan ini menandai kemenangan hukum lainnya bagi Starbucks dalam mempertahankan program DEI-nya. Pada tahun 2023, seorang hakim federal di Washington menolak gugatan pemegang saham serupa. Putusan-putusan ini menunjukkan tren yudisial di mana pengadilan enggan mencampuri pembuatan kebijakan perusahaan kecuali ada bukti konkret tentang kerugian langsung dan diskriminasi, menyerahkan keputusan tersebut terutama kepada pembuat undang-undang dan dewan perusahaan.
Keputusan pengadilan memperkuat kedudukan hukum Starbucks terkait kebijakan keragaman internalnya. Ini juga menetapkan standar yang lebih tinggi untuk tantangan hukum di masa depan terhadap program DEI perusahaan, menekankan perlunya penggugat untuk menunjukkan contoh diskriminasi yang spesifik dan nyata agar klaimnya berhasil.
T: Mengapa gugatan terhadap Starbucks ditolak?
J: Hakim menolak kasus tersebut karena Missouri gagal membuktikan bahwa ada karyawan atau pelamar kerja tertentu yang benar-benar didiskriminasi oleh kebijakan DEI Starbucks.
T: Apa tuduhan utama dalam gugatan tersebut?
J: Gugatan tersebut menuduh Starbucks menggunakan komitmen DEI-nya untuk melakukan diskriminasi yang melanggar hukum berdasarkan ras dan gender, khususnya dengan mengaitkan gaji eksekutif dengan kuota perekrutan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait