TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
2

Harga emas dan perak turun tajam pada awal perdagangan, melanjutkan kerugian signifikan dari sesi sebelumnya. Penurunan ini terutama didorong oleh kombinasi aksi ambil untung investor, penguatan dolar AS, dan meredanya ketegangan geopolitik yang telah mengurangi permintaan aset safe-haven.
Perak menjadi aset yang berkinerja buruk, melanjutkan penurunan tajam dari hari sebelumnya, sementara harga emas juga mundur dari level tertinggi baru-baru ini. Kompleks logam mulia yang lebih luas berada di bawah tekanan, dengan platinum juga mencatat kerugian. Dolar AS saat ini berada di jalur kinerja mingguan yang kuat, menciptakan hambatan signifikan bagi komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut.
Ekspektasi sikap kebijakan moneter yang kurang dovish telah memicu rebound dolar, secara langsung menekan harga logam. Dolar yang lebih kuat membuat aset yang didenominasi dolar seperti emas lebih mahal bagi pembeli internasional. Selain itu, penurunan risiko politik global telah mengurangi daya tarik emas dan perak sebagai safe haven tradisional.
Analis mengamati level teknis utama untuk stabilisasi harga. Menurut analisis pasar, mempertahankan kisaran saat ini dapat memungkinkan momentum bullish untuk membangun kembali seiring waktu. Namun, penembusan berkelanjutan di bawah zona ini dapat berisiko koreksi harga yang lebih dalam dalam waktu dekat.
T: Mengapa harga emas dan perak turun?
J: Harga turun karena penguatan dolar AS, aksi ambil untung oleh investor setelah mencapai level tertinggi baru-baru ini, dan berkurangnya permintaan safe-haven seiring meredanya ketegangan geopolitik.
T: Apa faktor utama yang menekan harga logam?
J: Faktor utamanya adalah kinerja kuat dolar AS, yang membuat komoditas berharga dolar seperti emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait