TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०६, २०२६
2 min read
1

Saham-saham farmasi Jepang mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan di Tokyo menyusul peluncuran situs web pemerintah AS yang menawarkan obat resep dengan harga diskon. Langkah ini telah memicu kekhawatiran investor terhadap harga obat dan profitabilitas di masa depan.
Produsen obat terkemuka Jepang melihat saham mereka anjlok tajam. Sumitomo Pharma merosot 4,5 persen, sementara afiliasi Roche, Chugai Pharmaceutical, kehilangan 3,1 persen. Takeda Pharmaceutical, produsen obat terbesar di negara itu, turun 1,5 persen. Sektor farmasi secara keseluruhan turun 1,6 persen, menjadi kinerja terburuk kedua di antara 33 sub-indeks industri Bursa Efek Tokyo.
Penurunan ini merupakan reaksi langsung terhadap peluncuran TrumpRx.gov. Inisiatif ini menyusul kesepakatan dengan 16 produsen obat global besar untuk memberikan harga 'most-favoured nation' kepada konsumen Amerika. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan tekanan harga pada perusahaan farmasi yang beroperasi di pasar AS yang besar.
Reaksi pasar yang negatif menyoroti sensitivitas investor terhadap kebijakan harga obat AS. Dampak jangka panjang terhadap pendapatan perusahaan farmasi Jepang akan menjadi faktor kunci yang harus dipantau ketat oleh investor ke depannya.
T: Mengapa saham produsen obat Jepang jatuh?
J: Saham-saham tersebut jatuh setelah pemerintah AS meluncurkan TrumpRx.gov, sebuah situs web yang menawarkan obat-obatan diskon, yang menimbulkan kekhawatiran tentang harga obat yang lebih rendah dan penurunan keuntungan.
T: Perusahaan mana saja yang paling terpengaruh?
J: Sumitomo Pharma turun 4,5 persen, Chugai Pharmaceutical kehilangan 3,1 persen, dan Takeda Pharmaceutical turun 1,5 persen.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait