TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5월 12, 2026
2 min read
13

Kementerian Ekonomi Rusia secara resmi telah menurunkan perkiraan produksi dan ekspor minyak dan gasnya untuk tiga tahun ke depan. Revisi ini mencerminkan tantangan yang semakin besar di sektor energi negara itu dan ekonomi yang lebih luas.
Penurunan peringkat ini disebabkan oleh sanksi Barat yang terus-menerus dan serangan drone Ukraina terhadap infrastruktur energi. Faktor-faktor ini telah berkontribusi pada penurunan produksi minyak. Untuk tahun ini, perkiraan produksi minyak dan kondensat gas kini adalah 511 juta metrik ton, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 525,2 juta ton.
Dengan pendapatan pajak minyak dan gas menyumbang sekitar seperempat dari anggaran federal, pemotongan ini menandakan tekanan fiskal yang signifikan. Perkiraan ekspor minyak mentah yang direvisi menunjukkan pengurangan 4,5 juta ton untuk tahun ini dan 16,5 juta ton yang signifikan untuk tahun berikutnya, menandakan dampak langsung pada pendapatan negara.
Perkiraan yang diturunkan menunjukkan periode yang menantang di depan bagi pilar ekonomi utama Rusia. Pengamat pasar akan mencermati bagaimana pemotongan produksi ini memengaruhi harga energi global dan kemampuan Rusia untuk mendanai anggaran federalnya di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.
T: Mengapa Rusia menurunkan perkiraan minyak dan gasnya?
J: Perkiraan tersebut diturunkan karena sanksi Barat, serangan drone terhadap fasilitas energi, pengeluaran militer yang tinggi, dan suku bunga yang tinggi.
T: Berapa perkiraan produksi minyak yang baru untuk tahun ini?
J: Perkiraan revisi untuk produksi minyak dan kondensat gas adalah 511 juta metrik ton, atau 10,22 juta barel per hari.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait