TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 02, 2026
2 min read
2

OpenAI, pencipta ChatGPT, dilaporkan mencari alternatif untuk beberapa chip AI canggih Nvidia. Menurut sumber, langkah ini didorong oleh kebutuhan akan kinerja yang lebih cepat dalam inferensi AI, proses menghasilkan respons terhadap pertanyaan pengguna. Ini merupakan pergeseran strategis bagi OpenAI dan potensi tantangan terhadap dominasi pasar Nvidia.
Meskipun Nvidia tetap menjadi pemimpin dalam chip untuk melatih model AI besar, pasar chip inferensi menjadi medan persaingan baru. OpenAI telah mengidentifikasi masalah kinerja dengan perangkat keras berbasis GPU Nvidia untuk tugas-tugas tertentu, seperti alat pembuatan kode Codex-nya, yang membutuhkan pemrosesan berkecepatan tinggi. Perusahaan tersebut dilaporkan telah terlibat dalam diskusi dengan startup seperti Cerebras dan Groq untuk mencari chip yang lebih sesuai untuk kebutuhan khusus ini.
Pencarian alternatif oleh OpenAI menguji dominasi Nvidia di industri AI. Meskipun ada pembicaraan investasi yang sedang berlangsung antara kedua perusahaan, OpenAI telah mengamankan kesepakatan komersial dengan Cerebras. Diversifikasi ini menandakan bahwa para pemimpin AI semakin mencari perangkat keras khusus untuk mengoptimalkan kinerja dan biaya untuk beban kerja AI yang berbeda, berpotensi membuka pintu bagi pesaing Nvidia.
Baik Nvidia maupun OpenAI telah secara terbuka menegaskan kemitraan kuat mereka. Namun, tindakan OpenAI menunjukkan strategi yang jelas untuk mendiversifikasi pemasok perangkat kerasnya untuk kebutuhan komputasi inferensinya. Pasar akan mengamati dengan cermat bagaimana hubungan yang berkembang ini dan persaingan yang meningkat di sektor chip inferensi memengaruhi pengembangan AI dan inovasi perangkat keras di masa depan.
T: Mengapa OpenAI mencari alternatif Nvidia?
J: OpenAI mencari kinerja dan kecepatan yang lebih baik untuk tugas inferensi AI tertentu, seperti pembuatan kode, di mana perangkat kerasnya saat ini menunjukkan keterbatasan.
T: Apakah ini berarti OpenAI mengakhiri kemitraannya dengan Nvidia?
J: Tidak, kedua perusahaan menyatakan kemitraan mereka tetap kuat. OpenAI terus mengandalkan Nvidia untuk sebagian besar kebutuhan komputasinya tetapi melakukan diversifikasi untuk tugas-tugas khusus.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait