TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 09, 2026
2 min read
43

Pasar komoditas global mengalami volatilitas ekstrem, dengan harga minyak melonjak sekitar 25% ke level tertinggi sejak pertengahan 2022. Sebaliknya, harga emas turun lebih dari 2% seiring menguatnya dolar AS. Reaksi pasar didorong oleh konflik yang meningkat di Timur Tengah yang melibatkan Iran, yang telah menimbulkan kekhawatiran signifikan tentang stabilitas pasokan energi global dan mendorong pemotongan produksi dari produsen-produsen utama.
Harga minyak mentah berjangka Brent mencapai puncaknya $119,50 per barel, didorong oleh pemotongan pasokan dari Irak, Kuwait, dan UEA. Kekhawatiran akan gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz menambah reli. Sebaliknya, harga emas menurun karena dolar yang lebih kuat dan kekhawatiran inflasi yang meningkat, dipicu oleh biaya energi yang lebih tinggi, meredam ekspektasi penurunan suku bunga jangka pendek oleh bank sentral.
Lonjakan harga minyak mentah memiliki efek riak di sektor lain. Pasar pertanian mengalami kenaikan signifikan, dengan minyak sawit Malaysia naik 9%, didorong oleh penggunaannya dalam biofuel. Logam industri juga terpengaruh, dengan harga aluminium di London Metal Exchange melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun karena kekhawatiran gangguan pasokan setelah smelter-smelter besar di Timur Tengah menyatakan force majeure.
Situasi tetap tidak menentu, dengan tidak adanya jalur de-eskalasi yang jelas dalam konflik yang terus membangun risiko kerusakan ekonomi yang berkepanjangan. Investor memantau dengan cermat perkembangan geopolitik untuk dampaknya terhadap rantai pasokan, inflasi, dan kebijakan moneter.
T: Mengapa harga minyak melonjak drastis?
J: Harga naik karena kekhawatiran konflik Timur Tengah yang lebih luas akan mengganggu pasokan energi, ditambah dengan pemotongan produksi aktual dari negara-negara penghasil minyak utama.
T: Mengapa harga emas turun meskipun ada konflik?
J: Menguatnya dolar AS dan kekhawatiran bahwa harga minyak yang tinggi akan menunda penurunan suku bunga mengalahkan daya tarik emas sebagai aset safe-haven tradisional.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.