TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 29, 2026
2 min read
8

Universal Music Group mengungkapkan rencana untuk menjual separuh kepemilikan sahamnya di Spotify dan menggandakan program pembelian kembali sahamnya. Pengumuman ini bertepatan dengan laporan keuangan kuartal pertamanya, yang menunjukkan pendapatan terpengaruh oleh melemahnya dolar AS.
UMG melaporkan pendapatan kuartal pertama sebesar 2,9 miliar euro, yang datar secara tahunan tetapi mewakili peningkatan 8,1% dalam mata uang konstan. EBITDA yang disesuaikan turun 3,8% menjadi 636 juta euro tetapi naik 3,9% berdasarkan mata uang konstan. Langkah ini menyusul tawaran yang tidak diminta dari investor aktivis Bill Ackman, yang sebelumnya menyarankan penjualan kepemilikan Spotify.
Hasil dari penjualan saham akan mendanai peningkatan pembelian kembali saham dan akan dibagikan kepada para artis, menghormati komitmen tahun 2018 yang dibuat untuk Taylor Swift. Dewan UMG menyetujui pembelian kembali saham tambahan sebesar 500 juta euro, menyatakan bahwa mereka memandang saham perusahaan undervalued relatif terhadap kinerja dan prospeknya.
Keputusan UMG mencerminkan strategi untuk membuka nilai dari investasinya dan mengembalikan modal kepada pemegang saham dan artis. Pasar akan mengamati dengan cermat pelaksanaan penjualan saham dan program pembelian kembali saham sebagai indikator kunci strategi alokasi modal perusahaan ke depan.
**T:** Mengapa Universal Music Group menjual saham Spotify-nya?
J:** UMG menjual separuh sahamnya untuk mendanai program pembelian kembali saham yang digandakan dan untuk membagikan hasilnya secara langsung kepada para artisnya secara non-recoupable.
**T:** Bagaimana kinerja pendapatan kuartal pertama UMG?
J:** Pendapatan kuartal pertama sebesar 2,9 miliar euro, datar dalam laporan tetapi naik 8,1% dalam mata uang konstan. Angka yang dilaporkan terpengaruh secara negatif oleh melemahnya dolar AS.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait