Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 29, 2026
2 min read
15

Amerika Serikat telah menjadi pengekspor bersih minyak mentah secara mingguan untuk pertama kalinya sejak tahun 1943, menurut laporan terbaru dari Energy Information Administration (EIA). Pergeseran bersejarah ini didorong oleh lonjakan rekor ekspor minyak mentah dan penurunan signifikan dalam persediaan domestik.
Total ekspor minyak mentah AS mencapai rekor 6,44 juta barel per hari, peningkatan mingguan sebesar 1,64 juta bpd. Akibatnya, impor bersih minyak mentah menjadi negatif, turun menjadi minus 688.000 bpd. Lonjakan ekspor ini berasal dari permintaan yang kuat di Eropa dan Asia di tengah gangguan pasokan global.
Data tersebut memicu lonjakan harga minyak, dengan harga berjangka minyak mentah Brent naik menjadi $119,37 per barel. Harga berjangka West Texas Intermediate AS naik menjadi $106,91. Laporan tersebut juga menyoroti penarikan signifikan sebesar 6,2 juta barel dalam persediaan minyak mentah AS, jauh melebihi ekspektasi analis.
Tingkat ekspor yang memecahkan rekor dan menyusutnya persediaan domestik, termasuk bensin dan distilat, menggarisbawahi pasar yang semakin ketat. Tren ini menimbulkan kekhawatiran tentang tingkat pasokan bahan bakar saat musim berkendara di AS mendekat.
T: Mengapa ekspor minyak mentah AS meningkat?
J: Ekspor meningkat karena permintaan internasional yang kuat dari Eropa dan Asia menyusul gangguan signifikan di pasar energi global.
T: Apa dampaknya terhadap harga minyak?
J: Baik harga berjangka minyak mentah Brent Global maupun WTI AS mengalami kenaikan signifikan segera setelah rilis laporan EIA.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.