TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
5

Harga minyak mengalami penurunan lebih dari 1% selama sesi perdagangan Asia, terutama dipengaruhi oleh konfirmasi pembicaraan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran serta penguatan dolar AS.
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April turun 1,4% menjadi $68,50 per barel, sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan 1,3% menjadi $63,80. Penurunan ini mencerminkan pengurangan premi risiko pasar karena para pedagang mengantisipasi pertemuan AS-Iran yang akan datang yang dijadwalkan berlangsung di Oman.
Yang menambah tekanan penurunan adalah apresiasi dolar AS. Mata uang dolar menguat menjelang peristiwa ekonomi penting, termasuk keputusan suku bunga dari bank sentral Eropa dan rilis data nonfarm payrolls AS yang diantisipasi. Dolar yang lebih kuat biasanya membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Investor kini memantau dengan cermat hasil negosiasi AS-Iran dan angka-angka ketenagakerjaan penting AS. Peristiwa-peristiwa ini diperkirakan akan menjadi pendorong signifikan bagi pergerakan harga minyak dalam waktu dekat.
T: Mengapa harga minyak turun?
J: Harga turun karena dua faktor utama: pembicaraan diplomatik yang akan datang antara AS dan Iran, yang meredakan risiko geopolitik, dan dolar AS yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal.
T: Berapa pergerakan harga spesifiknya?
J: Harga minyak mentah berjangka Brent turun 1,4% menjadi $68,50 per barel, dan harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 1,3% menjadi $63,80 per barel.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait