TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०५, २०२६
2 min read
2

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tolok ukur utama pasar saham Indonesia, mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan kerugian 0,23%. Penurunan ini mencerminkan sentimen investor di tengah pelemahan di beberapa industri utama, yang menyebabkan penutupan negatif untuk pasar Jakarta.
Penyebab utama penurunan ini adalah kerugian di sektor Infrastruktur, Pertanian, dan Industri Dasar. Data pasar menunjukkan lebar pasar yang negatif, dengan 397 saham melemah sementara 329 menguat, dan 135 saham ditutup tidak berubah. Hal ini menunjukkan tekanan jual yang meluas di seluruh bursa.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah dan berjangka Brent diperdagangkan lebih rendah. Di sisi mata uang, Rupiah Indonesia melemah terhadap dolar AS, dengan pasangan USD/IDR naik 0,45% menjadi 16,840.40. Meskipun pasar secara keseluruhan turun, beberapa saham individu mencatat kenaikan signifikan, seperti Citatah Tbk (CTTH), yang naik 34,48%.
Kinerja pasar Indonesia dibentuk oleh penurunan spesifik sektor dan tren yang lebih luas di pasar komoditas dan mata uang global. Investor akan terus memantau faktor-faktor ini untuk arah pasar di masa depan.
T: Apa penyebab penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)?
J: Indeks tersebut terutama tertekan oleh kerugian signifikan di sektor Infrastruktur, Pertanian, dan Industri Dasar.
T: Saham mana yang menjadi top performer selama sesi tersebut?
J: Citatah Tbk (CTTH) adalah saham dengan kinerja terbaik, ditutup dengan kenaikan 34,48%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait