TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 05 15, 2026
2 min read
13

Saham-saham perusahaan Adani Group India mengalami volatilitas signifikan, awalnya naik sebelum kemudian diperdagangkan lebih rendah. Pergerakan ini menyusul laporan media bahwa Departemen Kehakiman AS sedang mempertimbangkan untuk membatalkan tuduhan penipuan kriminal terhadap ketua miliardernya, Gautam Adani.
Perusahaan unggulan Adani Enterprises, yang mengalami lonjakan pra-pasar hingga 3,5%, kemudian turun lebih dari 1%. Demikian pula, saham Adani Power turun 2,5%, dan Adani Green Energy merosot hampir 3%. Pembalikan kinerja saham ini menyoroti reaksi investor terhadap berita yang belum dikonfirmasi dan dinamika pasar yang ada.
Laporan dari Bloomberg mengindikasikan bahwa otoritas AS sedang bergerak untuk menyelesaikan kasus-kasus terkait penipuan dan penyuapan. Laporan terpisah dari Reuters menyatakan bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menyelesaikan gugatan perdata terkait, yang mengharuskan Gautam Adani membayar denda perdata sebesar $18 juta tanpa mengakui kesalahan. Tuduhan tersebut terkait dengan dugaan skema penyuapan senilai $265 juta yang melibatkan kontrak tenaga surya India, yang secara konsisten dibantah oleh Adani Group.
Pembalikan harga saham ini dipandang sebagai kombinasi dari aksi ambil untung oleh investor setelah kenaikan baru-baru ini dan ketidakpastian yang masih ada mengenai hasil akhir investigasi AS. Pasar kini menantikan konfirmasi resmi dari Departemen Kehakiman AS untuk mendapatkan kejelasan mengenai situasi tersebut.
T: Mengapa saham Adani turun setelah berita yang berpotensi positif?
J: Penurunan ini disebabkan oleh aksi ambil untung setelah lonjakan harga awal dan ketidakpastian yang berkelanjutan hingga otoritas AS memberikan resolusi resmi.
T: Berapa jumlah penyelesaian SEC?
J: Gautam Adani dan keponakannya setuju untuk membayar total $18 juta dalam denda perdata sebagai bagian dari penyelesaian SEC, tanpa mengakui kesalahan apa pun.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.