TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 15, 2026
2 min read
8

Sebagian besar saham Asia menurun pada hari Jumat karena reli saham pembuat chip kehilangan momentum. Penurunan ini dipicu oleh keraguan apakah AS akan menyetujui lebih banyak penjualan teknologi ke Tiongkok, menyusul komentar dari pejabat perdagangan AS bahwa kontrol ekspor chip tidak dibahas secara rinci selama pembicaraan tingkat tinggi baru-baru ini.
KOSPI Korea Selatan adalah kinerja terburuk di kawasan ini, turun 3,5% karena kerugian besar pada saham chip utamanya. Indeks Nikkei 225 Jepang merosot 1,6%, juga terpengaruh oleh inflasi harga produsen yang lebih tinggi dari perkiraan. Sebaliknya, pasar Tiongkok, termasuk indeks Shanghai Shenzhen CSI 300 dan Shanghai Composite, tetap stabil karena investor menunggu berita lebih lanjut dari KTT yang sedang berlangsung antara para pemimpin AS dan Tiongkok.
Ketidakpastian ini secara langsung membebani perusahaan semikonduktor di seluruh Asia. Perusahaan besar Jepang yang terkait dengan chip seperti Tokyo Electron Ltd. dan Advantest Corp. mengalami kerugian antara 1% dan 6%. Pembalikan ini menyusul kinerja yang kuat di Wall Street, di mana saham teknologi telah reli berdasarkan laporan sebelumnya yang menunjukkan AS mungkin melonggarkan pembatasan penjualan chip ke Tiongkok.
Fokus pasar tetap tertuju pada pembicaraan yang berlanjut di Beijing. Hasil dari diskusi ini diperkirakan akan sangat memengaruhi sentimen pasar, terutama mengenai hubungan perdagangan dan kebijakan teknologi antara dua ekonomi terbesar di dunia.
T: Mengapa saham chip Asia anjlok tajam?
J: Penurunan ini dipicu setelah komentar perwakilan perdagangan AS menciptakan ketidakpastian tentang potensi peningkatan penjualan chip AS ke Tiongkok, membalikkan optimisme investor sebelumnya.
T: Pasar mana yang paling terpengaruh?
J: KOSPI Korea Selatan mengalami penurunan paling tajam, anjlok 3,5%, karena konsentrasi tinggi produsen semikonduktor utamanya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait