TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
2

Moody’s Ratings telah menurunkan peringkat utang tanpa jaminan senior FMC Corporation dari Baa3 menjadi Ba1, secara resmi memindahkan perusahaan ilmu pertanian tersebut ke status non-investment grade, atau junk. Lembaga pemeringkat tersebut juga telah memberikan prospek negatif, yang mengindikasikan potensi penurunan peringkat lebih lanjut.
Penurunan peringkat ini mencerminkan tantangan signifikan, termasuk akan berakhirnya paten untuk produk utama Rynaxypyr® di beberapa negara. Selain itu, FMC menghadapi persaingan yang meningkat di pasar perlindungan tanaman generik. Moody’s juga menyebutkan bahwa keputusan perusahaan untuk menjajaki opsi strategis memperkenalkan risiko peristiwa signifikan yang dapat menekan peringkat lebih lanjut.
Moody’s memperkirakan metrik kredit FMC akan tetap lemah, dengan leverage diproyeksikan melebihi 5,0x pada tahun 2025. Meskipun FMC berencana mengurangi utang sebesar $1 miliar melalui penjualan aset dan lisensi, leverage diperkirakan tidak akan turun di bawah 4,5x pada akhir tahun 2026. Kegagalan untuk memenuhi target pengurangan utang ini dapat memicu penurunan peringkat lebih lanjut.
Prospek negatif ini menggarisbawahi ketidakpastian seputar kemampuan FMC untuk mengatasi tekanan persaingan dan melaksanakan strategi penjualan asetnya secara efektif. Pasar akan memantau dengan cermat kemajuan perusahaan dalam pengurangan utang dan tinjauan strategisnya dalam beberapa bulan mendatang.
T: Mengapa FMC diturunkan ke status junk?
J: Alasan utamanya adalah berakhirnya paten untuk produk kunci, meningkatnya persaingan pasar, dan ketidakpastian seputar tinjauan bisnis strategisnya.
T: Berapa peringkat kredit baru FMC?
J: Peringkat utang tanpa jaminan senior FMC sekarang adalah Ba1, yang diklasifikasikan sebagai non-investment grade atau status junk oleh Moody's.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait