TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
2

Pasar saham AS mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan catatan negatif, dengan indeks-indeks utama mengalami penurunan signifikan. Pada penutupan, Dow Jones Industrial Average turun 1,20%, indeks S&P 500 merosot 1,23%, dan NASDAQ Composite mencatat kerugian paling tajam sebesar 1,59%.
Penurunan ini bersifat luas, didorong oleh kerugian signifikan di sektor Bahan Baku Dasar, Jasa Konsumen, dan Teknologi. Di antara saham-saham berkinerja terburuk di Dow pada sesi tersebut adalah perusahaan teknologi besar, termasuk Microsoft Corporation (MSFT) yang turun 4,95%, dan Salesforce Inc (CRM) yang merosot 4,75%.
Sebaliknya, beberapa saham melawan tren. Travelers Companies (TRV) menjadi saham berkinerja terbaik di Dow, naik 1,70%.
Sentimen pasar jelas negatif, karena saham yang jatuh secara signifikan lebih banyak daripada saham yang naik di bursa NYSE dan Nasdaq. Kecemasan investor tampak meningkat, tercermin dari lonjakan tajam 16,79% pada Indeks Volatilitas CBOE (VIX) ke level tertinggi baru dalam satu bulan terakhir, yaitu 21,77.
Aksi jual yang meluas, ditambah dengan meningkatnya volatilitas pasar, menunjukkan kehati-hatian yang semakin besar di kalangan investor. Kinerja sektor-sektor utama, terutama teknologi, akan dicermati dalam sesi-sesi mendatang untuk menentukan arah pasar jangka pendek.
T: Indeks saham utama AS mana saja yang turun?
J: Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan NASDAQ Composite semuanya ditutup lebih rendah pada hari Kamis.
T: Apa penyebab penurunan pasar?
J: Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian di sektor Teknologi, Bahan Baku Dasar, dan Jasa Konsumen.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait