TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०५, २०२६
2 min read
2

Amazon.com memproyeksikan belanja modalnya akan melonjak hingga sekitar $200 miliar pada tahun 2026, peningkatan signifikan lebih dari 50% dari perkiraan $131 miliar untuk tahun 2025. Proyeksi ini menggarisbawahi strategi agresif perusahaan untuk memperluas infrastrukturnya.
Rencana belanja ini menempatkan Amazon sejajar dengan rekan-rekan teknologinya seperti Microsoft, Google, dan Meta dalam perlombaan untuk supremasi AI. Investasi ini terutama dialokasikan untuk membangun infrastruktur AI esensial, termasuk prosesor canggih, pusat data, dan peralatan jaringan untuk mendukung permintaan perusahaan yang terus meningkat akan layanan cloud dan AI.
Setelah pengumuman tersebut, saham Amazon menurun karena proyeksi pendapatan operasional kuartal pertamanya sebesar $16,5 miliar hingga $21,5 miliar berada di bawah estimasi analis. Reaksi pasar ini mencerminkan pengawasan investor, karena Wall Street menuntut agar lonjakan belanja AI diimbangi dengan pengembalian finansial yang jelas.
Investasi besar Amazon dalam infrastruktur AI, khususnya untuk divisi Amazon Web Services yang menguntungkan, menandakan prioritas strategis jangka panjang. Namun, tekanan finansial langsung menyoroti sikap hati-hati pasar terhadap pengeluaran modal besar tanpa pertumbuhan keuntungan yang proporsional.
T: Mengapa Amazon meningkatkan belanja modalnya secara signifikan?
J: Pendorong utamanya adalah perlombaan intensif untuk membangun dan memperluas infrastruktur kecerdasan buatannya guna memenuhi permintaan perusahaan yang kuat.
T: Bagaimana reaksi pasar terhadap proyeksi Amazon?
J: Pasar bereaksi negatif, dengan harga saham Amazon jatuh dalam perdagangan setelah jam kerja karena proyeksi belanja yang tinggi dan perkiraan keuntungan Q1 yang meleset dari ekspektasi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait