TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 19, 2026
2 min read
1

Exxon Mobil mempercepat jadwal produksinya di Guyana, dengan fasilitas produksi, penyimpanan, dan pembongkaran terapung kelimanya, Errea Wittu, yang hampir selesai lebih cepat dari jadwal. Kapal tersebut, dibangun di Singapura oleh MODEC, akan mendukung proyek lepas pantai Uaru dengan kapasitas hingga 250.000 barel per hari. Perkembangan ini merupakan langkah signifikan dalam memperluas operasi perusahaan di wilayah tersebut.
Percepatan ini didorong oleh kondisi pasar yang menguntungkan. Alistair Routledge, kepala negara Exxon di Guyana, menyatakan bahwa harga minyak mentah yang tinggi saat ini dapat memungkinkan perusahaan untuk memulihkan biayanya di negara tersebut tahun ini, jauh lebih awal dari perkiraan awal tahun 2027. Akibatnya, Exxon juga memajukan dimulainya proyek ketujuhnya, Hammerhead, ke tahun 2028 dari jadwal aslinya tahun 2029. Proyek Whiptail tetap sesuai jadwal untuk dimulai pada akhir tahun 2027.
Peningkatan laju operasional ini menandakan dorongan substansial terhadap produksi minyak Guyana dan aliran pendapatan Exxon. Perusahaan juga merencanakan pertumbuhan di masa depan, dengan rencana proyek untuk penemuan Haimara akan diajukan untuk persetujuan pemerintah tahun depan. Selain itu, seorang eksekutif menyebutkan potensi pipa gas senilai $2 miliar ke wilayah Berbice, menunjukkan investasi jangka panjang yang signifikan dalam infrastruktur energi Guyana.
Ekspansi agresif Exxon di Guyana, yang dimodali oleh harga minyak yang tinggi, menempatkan negara Amerika Selatan ini sebagai kekuatan yang berkembang pesat di pasar energi global. Para pemangku kepentingan akan memantau dengan cermat persetujuan proyek di masa depan dan pergerakan harga minyak global sebagai indikator utama pertumbuhan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Q: Mengapa Exxon mempercepat operasinya di Guyana?
A: Perusahaan memanfaatkan harga minyak mentah yang tinggi saat ini, yang memungkinkan pemulihan biaya lebih cepat dan peningkatan ekonomi proyek.
Q: Berapa kapasitas produksi fasilitas baru ini?
A: Fasilitas terapung Errea Wittu yang baru akan mampu memproduksi, menyimpan, dan mengirimkan hingga 250.000 barel minyak per hari.
Q: Apakah ada proyek lain yang dipercepat?
A: Ya, Exxon sedang berupaya mempercepat dimulainya proyek ketujuhnya, Hammerhead, dengan target peluncuran pada tahun 2028, bukan 2029.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait