TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 19, 2026
2 min read
30

Goldman Sachs dilaporkan akan memulai serangkaian pengurangan staf yang lebih kecil dan bergulir mulai bulan April. Ini menandai pergeseran signifikan dari pendekatan tradisionalnya yang melakukan satu PHK tahunan berskala besar.
Perusahaan Wall Street ini beralih dari Penilaian Sumber Daya Strategisnya, atau SRA, yang biasanya memangkas 5% terbawah dari tenaga kerja globalnya sekaligus. Metode baru ini melibatkan pemotongan yang berkelanjutan dan lebih kecil sepanjang musim semi dan musim panas, memberikan para pemimpin divisi lebih banyak fleksibilitas dan kendali atas waktu dan keputusan jumlah karyawan.
Pengurangan ini diperkirakan akan memengaruhi semua lini bisnis, termasuk bank investasi serta unit manajemen aset dan kekayaan. Namun, sumber-sumber mengindikasikan bahwa jumlah total pemotongan pekerjaan akan jauh lebih kecil daripada potensi 2.300 posisi yang ditargetkan pada tahun sebelumnya.
Perubahan strategis ini menunjukkan pendekatan yang lebih gesit terhadap manajemen tenaga kerja di Goldman Sachs, mungkin sebagai respons terhadap kondisi pasar yang berubah. Pasar akan memantau dengan cermat bagaimana proses baru yang terdesentralisasi ini memengaruhi efisiensi operasional dan moral karyawan perusahaan ke depannya.
T: Kapan pemotongan staf Goldman Sachs akan dimulai?
J: Pemotongan bergulir dijadwalkan akan dimulai pada bulan April dan diperkirakan akan berlanjut hingga musim panas.
T: Bagaimana ini berbeda dari PHK sebelumnya?
J: Bank ini menerapkan beberapa putaran pemotongan yang lebih kecil alih-alih satu pengurangan tahunan berskala besar, memberikan lebih banyak kendali kepada pemimpin departemen individu.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

14 Apr 2026
S&P 500 Menguat saat Pasar Menanti Laba Bank