TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 02, 2026
2 min read
20

Dolar AS dan franc Swiss melonjak sementara euro melemah karena investor mencari aset safe-haven menyusul aksi militer di Iran. Konflik tersebut memicu sentimen risk-off yang tajam di seluruh pasar keuangan global.
Pergeseran pasar ini menyusul laporan serangan AS dan Israel di Iran, menciptakan ketidakstabilan politik yang signifikan. Kekhawatiran akan gangguan perdagangan yang berkepanjangan melalui Selat Hormuz menyebabkan harga minyak melonjak sekitar 9% pada awal perdagangan.
Mata uang safe-haven seperti dolar dan franc Swiss, yang naik 0,2% terhadap dolar, diuntungkan dari ketidakpastian ini. Sebaliknya, mata uang importir energi utama melemah, dengan euro jatuh 0,3% menjadi $1,1781 dan dolar Australia merosot 0,7%. Yuan lepas pantai Tiongkok juga turun 0,2%.
Fokus pasar saat ini tetap pada durasi konflik dan dampaknya terhadap harga energi serta jalur pelayaran utama. Analis menyarankan pendekatan hati-hati seiring perkembangan situasi, dengan tekanan berkelanjutan diperkirakan terjadi pada ekonomi pengimpor energi seperti Eropa.
T: Mengapa dolar AS menguat?
J: Dolar dianggap sebagai aset safe-haven global. Selama masa ketidakpastian geopolitik yang signifikan, investor sering membeli dolar untuk keamanan, sehingga meningkatkan nilainya.
T: Mata uang mana yang paling terpengaruh secara negatif?
J: Euro, dolar Australia, dan yuan Tiongkok mengalami penurunan yang signifikan. Ekonomi mereka sangat bergantung pada impor energi, yang menjadi jauh lebih mahal.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.