TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 29, 2026
2 min read
11

Empat awak misi Artemis II NASA telah tiba di Kennedy Space Center di Florida, menandai tahap akhir persiapan untuk perjalanan berawak pertama umat manusia menuju Bulan dalam lebih dari 50 tahun. Misi ini merupakan langkah penting dalam tujuan eksplorasi luar angkasa jangka panjang NASA.
Penerbangan Artemis II yang berlangsung sekitar 10 hari akan mengirim para astronot dalam putaran berkecepatan tinggi mengelilingi Bulan di dalam kapsul awak Orion, yang diluncurkan oleh roket Space Launch System. Meskipun bukan pendaratan di Bulan, misi ini merupakan uji coba penting sistem pendukung kehidupan, navigasi, dan pelindung panas Orion, membuka jalan bagi pendaratan di masa depan.
Upaya bernilai miliaran dolar ini melibatkan perusahaan kedirgantaraan besar. Kontraktor utama termasuk Boeing, yang mengembangkan tahap inti SLS; Northrop Grumman untuk pendorong bahan bakar padat; dan Lockheed Martin, produsen pesawat ruang angkasa Orion. Keberhasilan misi ini sangat penting bagi para pemain kunci di industri luar angkasa ini.
Artemis II adalah penerbangan uji coba dasar untuk program Artemis NASA yang lebih luas, yang bertujuan untuk membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan dan mempersiapkan misi berawak di masa depan ke Mars. Hasil misi ini akan sangat memengaruhi jadwal dan investasi di masa depan dalam eksplorasi luar angkasa.
T: Apa tujuan utama misi Artemis II?
J: Untuk melakukan penerbangan uji coba berawak pertama pesawat ruang angkasa Orion pada lintasan mengelilingi Bulan, memverifikasi semua sistem penting untuk misi luar angkasa di masa depan.
T: Perusahaan besar mana saja yang terlibat dalam misi Artemis II?
J: Kontraktor utama termasuk Boeing untuk tahap inti roket SLS, Northrop Grumman untuk pendorong, dan Lockheed Martin untuk kapsul awak Orion.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait