TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 04, 2026
2 min read
4

Indeks saham utama Brasil, Bovespa, mengakhiri sesi perdagangan hari Rabu dengan kerugian substansial sebesar 2,37%. Penurunan ini disebabkan oleh tekanan jual yang meluas di seluruh segmen pasar utama, mencerminkan sentimen investor yang negatif.
Penurunan ini sebagian besar dipimpin oleh kerugian signifikan di sektor Keuangan, Properti, dan Industri. Data pasar menunjukkan saham yang jatuh lebih banyak daripada yang naik di Bursa Efek B3 dengan rasio 589 berbanding 372, sementara 41 saham tidak berubah.
Mencerminkan ketidakpastian pasar, indeks Volatilitas ETF CBOE Brazil, ukuran utama volatilitas tersirat, melonjak 6,90% mencapai level tertinggi baru dalam satu bulan sebesar 33,78. Di pasar mata uang, pasangan USD/BRL naik 0,17% menjadi 5,25. Sementara itu, pasar komoditas menunjukkan hasil yang beragam, dengan harga berjangka Minyak Mentah naik 1,79%.
Aksi jual yang meluas di sektor-sektor utama menunjukkan pandangan bearish di kalangan investor untuk pasar Brasil. Lonjakan indeks volatilitas menunjukkan bahwa para trader mengantisipasi gejolak pasar yang berkelanjutan dalam waktu dekat, menandakan pendekatan yang hati-hati ke depan.
T: Apa penyebab jatuhnya indeks Bovespa?
J: Indeks jatuh terutama karena kerugian signifikan di sektor Keuangan, Properti, dan Industri.
T: Saham mana yang berkinerja terburuk?
J: Totvs SA (TOTS3) adalah saham dengan kinerja terburuk sesi ini, turun 11,79%, diikuti oleh Hypera SA (HYPE3) dengan penurunan 9,83%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait