TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 05, 2026
2 min read
4

Baidu Inc. mengumumkan dewan direksinya telah menyetujui program pembelian kembali saham yang signifikan senilai hingga $5 miliar. Raksasa internet Tiongkok ini juga mengungkapkan rencana untuk menerbitkan dividen pertamanya kepada pemegang saham biasa pada tahun 2026, menandakan kepercayaan terhadap stabilitas keuangannya dan fase baru pengembalian nilai kepada investor.
Pembelian kembali saham ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir tahun 2028, dengan perusahaan berhak menyesuaikan ukuran dan ketentuan program. Baidu mengaitkan inisiatif ini dengan 'cadangan kas yang besar' dan 'kemampuan manajemen keuangan yang sehat'. Langkah ini diambil seiring perusahaan terus berinvestasi besar-besaran dalam bisnis pencarian intinya, kecerdasan buatan, dan unit robotaksi Apollo Go-nya.
Pengumuman ganda ini diharapkan dapat meningkatkan nilai pemegang saham dan memperbaiki sentimen investor. Meskipun jumlah dividen spesifik untuk tahun 2026 belum diungkapkan, Baidu menyatakan bahwa pembayaran di masa mendatang akan didukung oleh sumber pendanaan yang berkelanjutan, terutama dari laba operasional dan hasil dari pelepasan aset non-inti.
Keputusan strategis Baidu menunjukkan komitmen untuk menyeimbangkan investasi pertumbuhan jangka panjang dengan pengembalian langsung kepada pemegang saham. Investor akan memantau dengan cermat pelaksanaan pembelian kembali dan rincian kebijakan dividen di masa depan seiring dengan mendekatnya tenggat waktu 2026.
T: Berapa nilai program pembelian kembali saham Baidu?
J: Program ini disetujui hingga $5 miliar dan akan berlangsung hingga akhir tahun 2028.
T: Kapan Baidu akan membayar dividen pertamanya?
J: Baidu diperkirakan akan mengumumkan dan membayar dividen pertamanya pada tahun 2026, meskipun nilai pastinya belum ditentukan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait