TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
1

Seorang pria asal Illinois telah mengaku bersalah atas tuduhan federal penipuan komputer dan pencurian identitas yang diperparah setelah meretas ratusan akun Snapchat untuk mencuri dan mendistribusikan foto-foto pribadi. Skema ini melibatkan upaya phishing untuk mendapatkan kode keamanan dari hampir 600 wanita, menyoroti kerentanan keamanan siber yang signifikan.
Kyle Svara, 26, mengakui di pengadilan federal bahwa ia menggunakan taktik rekayasa sosial antara Mei 2020 dan Februari 2021. Ia menyamar sebagai staf dukungan Snapchat untuk menipu pengguna agar mengungkapkan kode keamanan mereka, yang memberinya akses ke setidaknya 59 akun. Menurut jaksa, foto-foto telanjang atau setengah telanjang yang dicuri tersebut kemudian disimpan, dijual, atau diperdagangkan di berbagai forum daring.
Kasus ini menggarisbawahi ancaman berkelanjutan dari serangan rekayasa sosial terhadap pengguna platform media sosial besar seperti Snap Inc. Pelanggaran keamanan semacam itu dapat merusak kepercayaan pengguna secara signifikan dan meningkatkan tekanan pada perusahaan teknologi untuk memperkuat proses otentikasi dan edukasi keamanan pengguna mereka. Insiden ini juga menyoroti pasar daring ilegal yang memperdagangkan data pribadi yang dicuri, menimbulkan risiko berkelanjutan terhadap privasi digital.
Sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan, jaksa akan merekomendasikan hukuman penjara tiga tahun untuk Svara, dengan sidang putusan akhir dijadwalkan pada 18 Mei. Penyelidikan mengungkapkan hubungan dengan mantan pelatih Northeastern University, Steve Waithe, yang sebelumnya dijatuhi hukuman lima tahun karena mempekerjakan Svara. Hasil kasus ini dipantau oleh para profesional keamanan siber sebagai tolok ukur untuk menangani pencurian identitas daring dan perdagangan data.
T: Tuduhan apa yang diakui bersalah oleh Kyle Svara?
J: Ia mengaku bersalah atas tuduhan federal termasuk penipuan komputer dan pencurian identitas yang diperparah.
T: Berapa banyak individu yang terpengaruh oleh peretasan ini?
J: Svara melakukan phishing kode keamanan dari 571 wanita, yang memungkinkannya mengakses akun setidaknya 59 wanita dan mengunduh foto-foto pribadi mereka.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait