TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
2

Indeks saham utama Brasil, Bovespa, mengakhiri sesi perdagangan Jumat dengan kerugian signifikan, turun sebesar 1,37%. Penurunan ini terutama didorong oleh kinerja negatif di seluruh sektor ekonomi utama, mencerminkan sentimen pasar yang lebih luas pada penutupan di Sao Paulo.
Penurunan ini dipimpin oleh kerugian besar di industri Bahan Baku Dasar, Keuangan, dan Tenaga Listrik. Di antara saham dengan kinerja terburuk sesi ini adalah Usinas Siderurgicas de Minas Gerais SA (USIM5), yang turun 5,58%, dan Companhia Siderurgica Nacional (CSNA3), yang merosot 5,32%.
Meskipun indeks secara keseluruhan mengalami kerugian, beberapa saham menunjukkan ketahanan. Cvc Brasil ON (CVCB3) muncul sebagai saham dengan kenaikan tertinggi, melonjak sebesar 14,35%. Luasnya pasar di Bursa Efek B3 relatif seimbang, dengan 488 saham menguat dibandingkan 441 saham yang melemah.
Di pasar mata uang, Real Brasil melemah terhadap Dolar AS, dengan pasangan USD/BRL naik 1,36%. Bersamaan dengan itu, indeks Volatilitas ETF Brasil CBOE, sebuah ukuran volatilitas pasar tersirat, menurun sebesar 4,16%, menunjukkan potensi meredanya kekhawatiran investor meskipun terjadi kerugian pada hari itu.
Investor akan terus memantau kinerja sektor-sektor terkait komoditas dan fluktuasi mata uang sebagai indikator utama arah pasar Brasil dalam sesi perdagangan mendatang.
T: Apa alasan utama penurunan Bovespa?
J: Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian di sektor Bahan Baku Dasar, Keuangan, dan Tenaga Listrik.
T: Saham mana yang berkinerja terbaik selama sesi ini?
J: Cvc Brasil ON (CVCB3) adalah saham dengan kinerja terbaik sesi ini, dengan harga sahamnya naik 14,35%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait