TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 27, 2026
2 min read
5

Saham Block melonjak lebih dari 20% dalam perdagangan prapasar setelah mengumumkan pengurangan tenaga kerja yang signifikan sebagai bagian dari perombakan strategis untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan di seluruh operasionalnya. CEO Jack Dorsey telah menekankan potensi krusial AI untuk masa depan perusahaan.
Langkah ini sejalan dengan tren industri fintech yang lebih luas dalam memanfaatkan AI untuk mengotomatisasi tugas dan merampingkan operasional. Block telah memperluas tenaga kerjanya dari sekitar 3.800 pada tahun 2019 menjadi lebih dari 10.000 untuk memenuhi permintaan di era pandemi. Analis menyarankan bahwa PHK ini mengatasi peningkatan efisiensi yang didorong AI dan 'pembersihan kelebihan karyawan yang sudah lama tertunda'.
Investor merespons positif, melihat restrukturisasi ini sebagai jalan menuju pengembalian investasi yang lebih tinggi dan arus kas bebas yang lebih kuat. Menurut analis JPMorgan, pengurangan tenaga kerja ini akan membawa jumlah karyawan Block mendekati level pra-pandemi, menjadikannya unggul dalam laba kotor per karyawan dan memposisikannya secara menguntungkan dibandingkan pesaing seperti Visa.
Strategi Block untuk mengintegrasikan AI dan mengoptimalkan tenaga kerjanya dipandang sebagai langkah tegas menuju profitabilitas jangka panjang. Pasar akan terus mengamati bagaimana perubahan ini memengaruhi pertumbuhan, inovasi, dan keunggulan kompetitif perusahaan di sektor pembayaran.
T: Mengapa harga saham Block meningkat begitu tajam?
J: Saham melonjak lebih dari 20% karena investor bereaksi positif terhadap berita pengurangan tenaga kerja berskala besar yang didorong oleh integrasi AI, mengantisipasi peningkatan efisiensi dan profitabilitas.
T: Apa tujuan restrukturisasi Block?
J: Tujuan utamanya adalah menciptakan organisasi yang lebih ramping dengan menanamkan alat AI di seluruh operasionalnya, bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan arus kas bebas, dan memperbaiki laba kotor per karyawan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait