TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
2

Saham penambangan Bitcoin anjlok pada hari Kamis, terperangkap dalam aksi jual pasar mata uang kripto yang luas yang mendorong Bitcoin ke level terendah $63.257, penurunan lebih dari 12%. Penurunan ini telah berdampak parah pada perusahaan-perusahaan yang memegang aset digital signifikan.
Para pemain industri besar merasakan tekanan, dengan saham MicroStrategy jatuh 17%, Marathon Digital Holdings turun 18%, dan Riot Platforms merosot 13%. Penambang terkemuka lainnya termasuk CleanSpark dan TeraWulf juga mengalami kerugian dua digit. Penurunan ini meluas ke bursa kripto Coinbase, yang sahamnya anjlok 12% di tengah melemahnya pasar.
Analis pasar mengaitkan aksi jual ini dengan kekhawatiran makroekonomi, termasuk ketidakpastian atas keputusan suku bunga Federal Reserve dan valuasi tinggi di sektor AI. Faktor-faktor ini telah meredam selera investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto dan saham terkait.
Peristiwa ini menggarisbawahi hubungan kuat antara harga kripto dan kinerja saham penambangan. Investor kini memantau sinyal Federal Reserve dan sentimen pasar yang lebih luas untuk mencari tanda-tanda stabilisasi atau potensi pemulihan.
T: Mengapa saham penambangan Bitcoin anjlok begitu tajam?
J: Profitabilitas dan nilai aset mereka secara langsung terkait dengan harga Bitcoin. Ketika harga Bitcoin turun secara signifikan, nilai kepemilikan mereka dan proyeksi pendapatan di masa depan menurun, memicu aksi jual saham.
T: Perusahaan mana saja yang paling terpengaruh?
J: Perusahaan dengan kepemilikan Bitcoin yang substansial, seperti MicroStrategy (-17%), Marathon Digital (-18%), Riot Platforms (-13%), dan bursa kripto Coinbase (-12%), mengalami penurunan besar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait