TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 04, 2026
2 min read
5

Alphabet, perusahaan induk Google, telah mengumumkan rencana untuk secara signifikan meningkatkan belanja modalnya menjadi antara $175 miliar dan $185 miliar tahun ini. Investasi besar ini bertujuan untuk secara agresif memperluas infrastrukturnya guna memenuhi permintaan yang melonjak dan mengamankan posisi terdepan dalam persaingan kecerdasan buatan.
Proyeksi pengeluaran ini hampir dua kali lipat dari ekspektasi rata-rata analis sebesar $115,26 miliar dan merupakan peningkatan tajam dari $91,45 miliar yang dihabiskan pada tahun 2025. CEO Sundar Pichai menyatakan investasi ini diperlukan untuk memanfaatkan peluang AI yang berkembang yang mendorong pendapatan. Langkah ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas, karena para pesaing seperti Meta dan Microsoft juga berinvestasi besar-besaran dalam kemampuan AI.
Meskipun volatilitas saham awal setelah berita tersebut, hasil keuangan kuartal keempat Alphabet yang kuat membantu meyakinkan investor. Perusahaan melaporkan total pendapatan sebesar $113,83 miliar dan laba per saham yang disesuaikan sebesar $2,82, keduanya melampaui perkiraan. Sorotan utama adalah divisi Google Cloud, yang pendapatannya tumbuh 48% menjadi $17,7 miliar, menunjukkan bahwa investasi AI sebelumnya menghasilkan keuntungan yang signifikan.
Keputusan Alphabet untuk meningkatkan pengeluaran menggarisbawahi taruhan tinggi di sektor teknologi AI. Meskipun pengeluaran besar ini memperkenalkan risiko keuangan, hal ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat, terutama dari layanan Cloud-nya. Investasi strategis ini memposisikan perusahaan untuk dominasi jangka panjang dalam lanskap AI yang terus berkembang.
T: Mengapa Alphabet meningkatkan pengeluarannya begitu signifikan?
J: Perusahaan berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI-nya, termasuk server dan pusat data, untuk memenuhi permintaan pelanggan yang tinggi dan tetap unggul dalam persaingan AI.
T: Bagaimana kinerja Google Cloud pada kuartal terakhir?
J: Pendapatan Google Cloud tumbuh 48% menjadi $17,7 miliar, melampaui ekspektasi analis dan menunjukkan keuntungan yang kuat dari investasi AI yang sedang berlangsung.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait