TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 03, 2026
2 min read
3

SoftBank Corp mengumumkan bahwa anak perusahaannya, Saimemory, telah menjalin kolaborasi dengan Intel Corporation. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengkomersialkan kelas teknologi chip memori baru yang dikenal sebagai memori operasi Z-Angle.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan chip memori dengan kapasitas tinggi, bandwidth tinggi, dan konsumsi daya rendah, secara khusus menargetkan permintaan yang terus meningkat dari pusat data kecerdasan buatan. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Intel yang lebih luas untuk meningkatkan penawaran chip-nya dan mendapatkan pijakan yang lebih kuat di sektor AI yang kompetitif, di mana memori berkecepatan tinggi adalah komponen penting untuk memproses model AI generatif berskala besar.
Sebagai bagian dari perjanjian, Saimemory akan memanfaatkan inisiatif pengikatan DRAM generasi berikutnya dari Intel. Upaya bersama ini difokuskan untuk memproduksi prototipe fungsional pada awal tahun 2028. Pengembangan ini menyusul komitmen sebelumnya dari SoftBank Group pada pertengahan tahun 2025 untuk menginvestasikan $2 miliar di Intel, menandakan semakin dalamnya keselarasan strategis antara kedua pemimpin teknologi tersebut.
Aliansi strategis antara SoftBank dan Intel ini merupakan langkah signifikan menuju pengembangan perangkat keras generasi berikutnya untuk industri AI. Komersialisasi teknologi Z-Angle yang berhasil dapat memberikan peningkatan kinerja yang krusial untuk pusat data AI. Pengamat pasar akan memantau kemajuan kemitraan ini menuju target prototipe tahun 2028 dan potensi dampaknya terhadap lanskap pasar memori.
T: Apa tujuan utama kolaborasi SoftBank dan Intel?
J: Tujuan utamanya adalah mengembangkan dan mengkomersialkan teknologi memori Z-Angle untuk memproduksi chip memori berkinerja tinggi dan berdaya rendah untuk pusat data AI.
T: Apa perkiraan jadwal untuk teknologi chip baru ini?
J: Perusahaan-perusahaan tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan merilis prototipe chip memori baru paling lambat awal tahun 2028.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

03 Feb 2026
Qantas Melepas 33,32% Saham di Jetstar Japan