TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 03, 2026
2 min read
4

Harga minyak stabil pada hari Selasa, dengan minyak mentah Brent mendekati $66,36 dan WTI di $62,24 per barel. Pasar saat ini menyeimbangkan sinyal potensi de-eskalasi geopolitik dengan efek pembatas dari dolar AS yang lebih kuat.
Sikap hati-hati pasar menyusul penurunan harga 4% pada hari Senin, dipicu oleh indikasi pembicaraan baru antara Amerika Serikat dan Iran. Namun, indeks dolar AS yang lebih kuat, diperdagangkan mendekati level tertinggi satu minggu, membatasi potensi kenaikan dengan meningkatkan biaya minyak mentah berdenominasi dolar bagi pembeli internasional.
Yang lebih lanjut memengaruhi pasar adalah perjanjian perdagangan baru antara AS dan India, yang melibatkan India mengurangi pembelian minyak Rusia. Di sisi pasokan, OPEC+ telah memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi minyaknya saat ini untuk bulan Maret, memberikan tingkat prediktabilitas pada pasokan global.
Sentimen investor tetap tentatif karena para pedagang menimbang dampak upaya diplomatik AS-Iran terhadap fluktuasi mata uang dan produksi OPEC+ yang stabil. Hasil pembicaraan yang akan datang dan lintasan dolar adalah faktor-faktor kunci yang harus diperhatikan.
T: Mengapa dolar AS yang kuat memengaruhi harga minyak?
J: Dolar yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, yang dapat menekan permintaan global dan memberikan tekanan ke bawah pada harga.
T: Apa keputusan terbaru dari OPEC+?
J: OPEC+ sepakat untuk mempertahankan kuota produksi minyaknya tidak berubah untuk bulan Maret, menjaga tingkat pasokan saat ini.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

03 Feb 2026
Qantas Melepas 33,32% Saham di Jetstar Japan