TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 14, 2026
2 min read
4

Asosiasi Baja Dunia telah merevisi proyeksinya untuk permintaan baja mentah global, memangkas perkiraan pertumbuhan untuk tahun 2026 menjadi 0,3%, mencapai 1,72 miliar metrik ton. Ini adalah penurunan signifikan dari proyeksi sebelumnya sebesar 1,3% pertumbuhan yang dikeluarkan pada bulan Oktober.
Penurunan proyeksi ini terutama disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, yang diperkirakan akan menyebabkan penurunan tajam dalam konsumsi baja di wilayah tersebut. Meskipun terjadi perlambatan jangka pendek, asosiasi memproyeksikan percepatan yang lebih jelas pada tahun 2027, dengan permintaan global diperkirakan akan meningkat sebesar 2,2% menjadi 1,76 miliar metrik ton.
Dinamika regional menunjukkan perbedaan yang signifikan. Di Tiongkok, produsen baja terbesar di dunia, permintaan diperkirakan akan tetap datar pada tahun 2027 karena penataan ulang struktural yang berkelanjutan di sektor properti dan konstruksinya. Sebaliknya, India akan melanjutkan lintasan pertumbuhannya yang kuat, dengan permintaan diperkirakan melonjak sebesar 9,2% pada tahun 2027, memposisikannya sebagai pasar baja utama dengan pertumbuhan tercepat.
Pasar baja global sedang beralih ke periode pertumbuhan moderat pada tahun 2026 sebelum potensi pemulihan pada tahun 2027. Faktor-faktor utama yang perlu dipantau meliputi stabilitas geopolitik di Timur Tengah dan stabilisasi pasar properti Tiongkok, sementara India tetap menjadi pendorong utama permintaan global.
T: Mengapa proyeksi permintaan baja global untuk tahun 2026 diturunkan?
J: Proyeksi tersebut diturunkan terutama karena perkiraan penurunan tajam permintaan baja di Timur Tengah akibat konflik regional yang sedang berlangsung.
T: Bagaimana prospek permintaan baja untuk ekonomi utama seperti Tiongkok dan India?
J: Permintaan baja Tiongkok diperkirakan akan datar pada tahun 2027 seiring dengan penataan ulang pasar propertinya, sedangkan permintaan India diproyeksikan tumbuh kuat sebesar 9,2% pada tahun 2027.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait