TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 07, 2026
2 min read
19

Saham Whirlpool anjlok hampir 13% ke level terendah dalam 14 tahun, sekitar $48, setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal pertama yang meleset dari perkiraan dan menangguhkan dividennya. Produsen peralatan rumah tangga ini juga secara drastis memangkas proyeksi laba setahun penuh, menandakan tantangan operasional yang signifikan.
CEO Marc Bitzer mengaitkan kinerja buruk ini dengan inflasi yang terus-menerus dan meningkatnya kecemasan konsumen akibat konflik di Timur Tengah, yang telah menekan pengeluaran. Ia mencatat dalam panggilan dengan analis bahwa sentimen konsumen AS turun ke rekor terendah pada bulan Maret, secara langsung memengaruhi penjualan barang-barang rumah tangga.
Menanggapi tantangan ini, Whirlpool memangkas proyeksi laba setahun penuhnya menjadi kisaran $3 hingga $3,5 per saham, penurunan tajam dari proyeksi sebelumnya sekitar $7 per saham. Rasio utang terhadap ekuitas perusahaan saat ini berada di angka sekitar dua, mencerminkan leverage keuangannya di tengah kemerosotan.
Kombinasi target pendapatan yang meleset, penangguhan dividen, dan penurunan proyeksi laba yang parah telah menyebabkan hilangnya kepercayaan investor secara signifikan. Kinerja Whirlpool menyoroti kerentanan produsen barang tahan lama terhadap perubahan sentimen konsumen dan ketidakstabilan ekonomi yang lebih luas.
T: Mengapa harga saham Whirlpool turun drastis?
J: Saham anjlok setelah perusahaan meleset dari ekspektasi pendapatan Q1, menangguhkan dividennya, dan memangkas proyeksi laba tahunannya lebih dari setengah.
T: Berapa proyeksi laba baru Whirlpool untuk tahun ini?
J: Whirlpool kini memproyeksikan laba setahun penuhnya antara $3 hingga $3,5 per saham, turun dari perkiraan sebelumnya sekitar $7 per saham.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.