TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 22, 2026
2 min read
13

Perusahaan patungan AS-India, Virtus Lloyds Mineral Holding, berencana untuk memulai kembali produksi penuh di penambang tembaga dan kobalt Kongo, Chemaf, pada Januari 2027. Langkah ini menyusul pengambilalihan strategis yang didukung oleh kemitraan AS-Republik Demokratik Kongo yang bertujuan untuk mendiversifikasi rantai pasokan mineral penting agar tidak bergantung pada Tiongkok.
Virtus Minerals mengakuisisi Chemaf senilai $30 juta dan mengambil alih sekitar $900 juta utangnya. Manajemen baru akan menangguhkan sementara produksi di lokasi Lubumbashi yang saat ini beroperasi untuk pemeliharaan. Mereka juga akan mempercepat pembangunan untuk mempersiapkan fasilitas Kolwezi dan Lubumbashi agar dapat beroperasi penuh kembali, termasuk penyelesaian proyek Mutoshi yang telah terhenti sejak 2019.
Kebangkitan Chemaf di bawah manajemen AS-India menandai perkembangan signifikan dalam upaya mengamankan pasokan mineral penting. Hal ini dapat memengaruhi harga global dan stabilitas rantai pasokan tembaga dan kobalt, yang sangat penting untuk sektor kendaraan listrik dan energi terbarukan. Kesepakatan ini merupakan transaksi besar pertama di lapangan di bawah kemitraan AS-RDK.
Kepemilikan baru ini bertujuan untuk memulihkan kapasitas operasional Chemaf setelah tantangan keuangan yang berkepanjangan. Pengamat pasar akan memantau kemajuan perusahaan patungan ini menuju target produksi 2027, sebuah tonggak penting bagi inisiatif mineral strategis Barat.
T: Siapa pemilik baru Chemaf?
J: Chemaf dikelola oleh Virtus Lloyds Mineral Holding, sebuah perusahaan patungan antara Virtus Minerals yang berbasis di AS dan Lloyds Metals & Energy dari India.
T: Kapan produksi penuh diharapkan akan dilanjutkan?
J: Target untuk memulai kembali produksi penuh di lokasi Lubumbashi dan Kolwezi adalah Januari 2027.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait