TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 02, 2026
2 min read
5

Ekspor minyak Venezuela meningkat secara signifikan menjadi sekitar 800.000 barel per hari (bph) pada bulan Januari, kenaikan substansial dari 498.000 bph pada bulan Desember. Pemulihan ini menyusul pelonggaran sanksi Amerika Serikat, yang telah memungkinkan pedagang internasional untuk melanjutkan pengiriman dan mulai mengurangi persediaan minyak mentah yang besar.
Departemen Keuangan AS mengeluarkan izin kepada perusahaan perdagangan seperti Trafigura dan Vitol, mempercepat produksi dan pengiriman minyak dari negara anggota OPEC tersebut. Pada bulan Januari, kedua perusahaan ini mengekspor gabungan 392.000 bph. Amerika Serikat merebut kembali posisinya sebagai tujuan utama minyak mentah Venezuela, menerima sekitar 284.000 bph, sementara pengiriman ke Tiongkok tercatat sebesar 156.000 bph.
Aliran minyak yang diperbarui ini berdampak pada dinamika energi global. Pengiriman Chevron ke AS meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 220.000 bph dari 99.000 bph pada bulan sebelumnya. Peningkatan ekspor sangat penting bagi Venezuela untuk mengurangi persediaan yang berlebihan, yang sebelumnya memaksa PDVSA yang dikelola negara untuk memangkas produksi. Ekspansi lebih lanjut bergantung pada izin individu tambahan untuk mitra PDVSA.
Meskipun volume ekspor Januari mendekati rata-rata tahun 2023, momentum berkelanjutan diperlukan untuk menguras jutaan barel yang masih tersimpan dan sepenuhnya membalikkan pemotongan produksi. Pasar akan mengamati dengan cermat keputusan perizinan AS lebih lanjut dan kemampuan pedagang untuk mengelola logistik pemasaran minyak mentah Venezuela yang tersimpan kepada pelanggan global.
T: Mengapa ekspor minyak Venezuela meningkat pada bulan Januari?
J: Peningkatan ini didorong oleh pelonggaran sanksi AS, yang memungkinkan pedagang dan perusahaan energi untuk melanjutkan dan memperluas pengiriman minyak.
T: Siapa importir utama minyak Venezuela sekarang?
J: Amerika Serikat telah muncul kembali sebagai tujuan utama minyak mentah Venezuela, diikuti oleh Tiongkok.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait